Bermain sambil Belajar di Sawah

  • Bagikan
BERTANI: Siswa KB/TK Islam Al Qomar praktik bercocok tanam di sawah.

GIRI – Belajar terkadang tidak harus berlangsung di dalam ruang kelas. Belajar bisa dilakukan di luar kelas, bahkan jauh dari lingkungan sekolah. Misalnya sawah, bisa digunakan sebagai media dan tempat pembelajaran.

Kelompok Bermain/Taman Kanakkanak (KB/TK) Islam Al Qomar Banyuwangi memiliki kurikulum pembelajaran di luar lingkungan sekolah. Salah satunya pembelajaran menjadi petani cilik.

Kalau tahun lalu, KB/TK Islam Al Qomar mengajak muridnya memanen sayur-sayuran di kebun. Kali ini murid Al Qomar digiring menuju sawah. Lokasi persawahan yang dipilih adalah di Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri. Karena lokasi persawahan tersebut selain masih luas dengan pemandangan yang eksotik, juga memiliki bagian pertumbuhan padi lengkap.

Sebagian masih bibit padi, sebagian waktunya ditanami, sebagian sudah ada biji padi hingga ada yang sudah siap panen. Di area persawahan tersebut, muridmurid belajar bagaimana cara bercocok tanam terutama padi. Setelah bercocok tanam, mereka juga diperlihatkan padi yang sudah berbiji, hingga menguning dan siap panen.

Sistem irigasi sawah tersebut pun juga diperkenalkan kepada mereka. Beruntung, siswa dari sekolah yang berlokasi di jalan Simpang Gajah Mada 5 Banyuwangi ini juga bisa menyaksikan cara memanen padi. Tujuan diadakan kegiatan belajar di luar ruang kelas adalah, selain untuk memenuhi kurikulum juga mengajari anak daya motorik kasar.

Pesan yang bisa disampaikan, terutama kepada orang tua bahwa jangan sering melarang anak untuk bermain yang mengakibatkan kotor atau noda,’’ ujar Rachmaniyah, kepala KB/TK Islam Al Qomar. (radar)

Kata kunci yang digunakan :

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: