Dana Cabor tak Kunjung Cair

  • Bagikan

BANYUWANGI – Pekan Olah- raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur V sudah di depan mata. Bayangkan, ajang multieven itu akan digeber 6-13 Iuni mendatang.  Meski pelaksanaan sudah kian dekat, tapi dana hibah pembinaan olahraga di Banyuwangi tak kunjung cair. Padahal, dana itu sangat vital bagi kelangsungan pembinaan atlet dalam menghadapi ajang dua tahunan itu.

Apalagi, tuan rumah mengusung target tinggi dalam ajang olahraga tingkat Jatim itu. Hal itu yang menjadi tanda tanya besar dalam hati pencinta olahraga di Banyuwangi. Padahal, beberapa waktu lalu Ketua Kelompok Kerja (pokja), Slamet Isfaryono, menegaskan bahwa dana tersebut bisa dicairkan secepatnya. Bahkan, dia memberikan solusi bahwa pencairan dana cabor tidak perlu menunggu kelengkapan cabor lain.

Artinya, sekretaris kabupaten itu memberikan gambaran bahwa setiap cabor bisa diproses lebih cepat tanpa menunggu proposal cabor lain. Namun, sampai saat ini dana hibah senilai Rp 5 miliar itu tidak kunjung terealisasi.  Terkait tidak kunjung cairnya dana itu, berbagai pengurus cabor bersuara. Salah satunya Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Banyuwangi, Bonavita Budi Wjayanto, kemarin.  Dia berpandangan, keterlambatan pencairan itu sudah diprediksi jauh-jauh hari.

Untuk mengantisipasi hal itu, Perpani Banyuwangi harus berani mengeluarkan dana talangan. “Terpaksa sertifikat rumah saya masuk koperasi untuk pinjam dana Rp 40 juta,” katanya.  Sebab, jelas dia, dana itu sangat vital bagi kelangsungan pemusatan latihan atau training center (TC).

Apalagi peralatan panahan dan tetek bengek tidak murah. “Kami berharap segera cair. ltu saja,” katanya. ‘terkait keterlambatan pencairan itu, Bendahara Umum KONI Banyuwangi, Emi Wahyuni menegaskan, pencairan dana hibah itu diupayakan bisa dilakukan pertengahan bulan ini. “Insyallah segera cair Kami akan berusaha semaksimal mungkin,” tandasnya. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: