Diincar Beberapa Klub Renang Jatim

0
828

diincarPrestasi Pengkab PRSI Banyuwangi tidak lepas dari peran dua perenang muda, Mariesca Regina Ratuwishally, 11, dan Arin Nahda Zhafi ra, 10. Seperti apa kisah dan perjuangan keduanya.

SUPEL, dinamis, dan energik. Ke san itulah yang tergambar dari per temuan pertama dengan dua perenang cilik itu. Usia keduanya pun terbilang masih cukup muda. Mes ki masih berusia belia, Arin dan Shally bisa dibilang bukan anak sem barangan. Keduanya dikenal sebagai atlet renang dan sudah menorehkan seabrek prestasi. Potensi yang tentu saja datang tidak begitu saja dan diperoleh atas kerja keras yang berkelanjutan.

Salah satu prestasinya, Arin berhasil me nyabet predikat perenang terbaik di Kejurprov Jatim 2012. Sementara itu, Shally baru saja menjadi pe renang terbaik dalam kejuaraan renang Wali Kota Madiun 2013. Tidak he ran, dengan potensi yang dimiliki, ke duanya menjadi incaran sejumlah klub renang di Jawa Timur. Saking seringnya tampil bersama da lam beberapa kejuaraan berskala regional maupun open, Shally dan Arin sering dijuluki sebagai kakakberadik.

Mereka juga mendapat julukan rising star masa depan dunia re nang Banyuwangi “Kita dulu punya Akbar yang pindah ke Gresik, dan kini ada Arin dan Shally. Potensi keduanya kini tengah dipantau dan di dekati sejumlah klub renang  besar Jawa Ti mur,” beber Joko Triyadni, ketua PRSI Ba nyuwangi, kemarin. Tengok saja perjuangan dan keseriusan ke duanya berlatih dan menempa diri.

Kolam renang di kawasan Mendut Regency men jadi arena penggodokan keduanya hing ga ini. Meski belum standar untuk ka tegori lomba, setidaknya fasilitas yangada cukup membantu keduanya berlatih. Di waktu normal, Arin dan Shally berlatih dua kali sehari. Latihan pertama digelar pagi sebelum sekolah. Latihan kedua di la kukan sore selepas sekolah. Berhubung se karang bulan Puasa, waktu latihan praktis berubah.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last