Diragukan KONI Jatim, Tuan Rumah Klaim Sudah Siap

0
549

gorBANYUWANGI – Kesiapan Banyuwangi menjadi tuan rumah dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur V dipertanyakan. Sebab, masalah akomodasi dan venue dinilai masih belum beres. Padahal, pelaksanaan even itu tinggal tiga bulan lagi.

Tentu saja kondisi itu mengancam misi Kota Gandrung dalam menyukseskan ajang multi even itu. Bahkan, target sukses sebagai tuan rumah tunggal terancam gagal. KONI jatim menyebut, persiapan Banyuwangi dalam menghadapi ajang dua tahunan itu belum maksimal. Kendala itu menjadi warning bagi Bumi Blambangan. Padahal, Banyuwangi terus berupaya keras menyelesaikan masalah sarana dan prasarana. Venue dan akomodasi harus disiapkan sejak tahun 2014 lalu.

Namun semua itu masih belum kelar. Sekadar mengingatkan, pengerjaan proyek yang sempat terabaikan pada tahun 2014 lalu mulai dilanjutkan. Salah satunya renovasi kolam renang GOR Tawang AIun Banyuwangi. Pada tahun 2014 lalu kolam renang tersebut masih belum tersentuh perbaikan. Padahal, panjang kolam tersebut belum standar nasional. Justru anggaran senilai Rp 500 juta digunakan membangun tribun. Namun, pada tahun 2015 ini proyek memperpanjang lintasan akhirnya dilakukan.

Selain menambah panjang lintasan, pembangunan tribun itu juga akan disempurnakan dengan alokasi anggaran sekitar Rp 200 juta. Selain kolam renang, lintasan atletik GOR Tawang Alun juga akan digarap pada tahun ini. Meski terabaikan, tapi Banyuwangi yakin semua proyek tuntas jelang Pekan Olahraga Provinsi (Poprrov) V Jawa timur yang digeber tanggal 6 hingga 13 juni mendatang.

Meski pengerjaan itu masih terus digeber, tapi KONl jalim tetap masih ragu terkait dengan masalah itu. Hal itu diungkapkan ketua harian KONI Jatim, Dhiman Abror Djuraid, seperti dilansir jawa Pos Selasa (10/3) lalu. Meski begini, Banyuwangi tetap optimistis untuk menyelesaikan masalah akomodasi dan venue. Komitmen itu ditegaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Warga, Cipta Karya dan Tata Ruang, Banyuwangi, Mujiono. “Target akhir ApriI harus selesai,” ungkapnya. Dengan durasi waktu yang cukup singkat itu, Mujiono tetap optimistis semua proyek itu ready. Hal itu berkaca pada pengalaman yang telah dilakoni selama ini. “Semua pasti beres dan tepat waktu,” tandasnya. (radar)