Gulung Sindikat Pencuri Onderdil

0
393

gulungPelaku Kakak-Adik dan Bapak-Anak


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Empat komplotan pencuri alat berat excavator berhasil diringkus polisi. Dua pelaku yang beraksi di Dusun Selorejo, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, itu merupakan kakak-adik. Dua lainnya tercatat sebagai bapak dan anak. Kakak beradik itu adalah Jamil, 47, dan Khanti Purnomo, 42. Keduanya warga Dusun Sugiwaras, Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore. Dua pelaku lain, yaitu Bangun Setyabudi, 53, dan Bayu Setyobudi, 22.

Bapak-anak itu bertempat tinggal di Dusun/Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Empat pelaku tidak mencuri alat berat yang digunakan menggali pasir itu secara utuh. Mereka hanya mempreteli beberapa onderdil alat berat bermerek Komatsu Hydraulic Excavator PC200-7 itu. Alat-alat yang dicuri itu, antara lain CPU atau elektrik, stop roket (gear box), dan bosh pump. Mereka beraksi pada Minggu malam pekan lalu (8/9).

Namun, tiga hari kemudian atau pada Rabu lalu (11/9) lalu, empat pelaku ditangkap satu per satu di tempat terpisah dengan waktu yang berbeda. Sejak ditangkap, mereka masih mendekam di sel tahanan Mapolsek Genteng hingga kemarin. Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, sebenarnya satu pelaku atas nama Jamil menjalin kerja sama dengan pemilik backhoe, Hadi Masud, 54, yang tinggal di Dusun Purworejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo.

Loading...

Hadi Masud memberikan kepercayaan penuh kepada Jamil untuk mengelola penambangan pasir. Keduanya menjalin kerja sama mengeruk pasir sejak delapan bulan silam. Namun, pemasukan yang diterima Hadi Masud sangat minim Karena itu, Hadi Masud yang tercatat sebagai pegawai ne geri sipil (PNS) itu ingin menghentikan proses pengerukan pasir itu dengan cara mengambil alat berat tersebut.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2