sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Sabilillah Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan manasik haji pada Minggu (8/2/2026) bertempat di Hotel Tanjung Asri, Banyuwangi.
Kegiatan ini diikuti oleh para calon jamaah haji sebagai bagian dari persiapan sebelum menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Kegiatan manasik diawali dengan penyampaian materi oleh Hj. Ma’mulah Harun yang mengangkat tema Fiqhunnisa’ Lil Hajj.
Materi tersebut membahas secara khusus fiqih haji bagi jamaah perempuan, dengan tujuan memberikan pemahaman yang komprehensif terkait pelaksanaan ibadah haji dalam berbagai kondisi yang kerap dialami perempuan.
Dalam pemaparannya, Hj. Ma’mulah Harun menjelaskan hukum serta tata cara pelaksanaan ibadah haji bagi perempuan yang sedang mengalami haid atau nifas.
Pembahasan meliputi amalan yang diperbolehkan maupun yang harus ditunda, termasuk penjelasan mengenai niat ihram, thawaf ifadhah, sa’i, dan tahallul bagi jamaah perempuan.
KBIHU Sabilillah Banyuwangi gelar manasik haji. (Toha/Radar Banyuwangi)
Selain itu, disampaikan pula solusi fiqih apabila jamaah menghadapi kendala kesehatan atau keterbatasan fisik selama pelaksanaan ibadah.
Materi Fiqhunnisa’ Lil Hajj juga menekankan pentingnya menjaga aurat, adab pergaulan selama berada di Tanah Suci, serta peran pendamping atau mahram bagi jamaah perempuan.
Penjelasan tersebut bertujuan agar jamaah perempuan dapat melaksanakan ibadah haji dengan tenang, aman, dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
“Materi ini diharapkan dapat memberikan ketenangan dan kejelasan bagi jamaah perempuan dalam menjalankan ibadah haji sesuai ketentuan syariat,” ujar anggota DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik manasik haji yang dipandu oleh Gus Ahmad Nurul Musytaha.
Para peserta tampak antusias mengikuti simulasi rangkaian ibadah haji, mulai dari ihram, thawaf, sa’i, hingga tahallul, sebagai bekal pemahaman secara langsung sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
“KBIHU Sabilillah berharap seluruh calon jamaah haji dapat menjalankan ibadah haji secara sah, tertib, dan penuh kekhusyukan,” ujar Gus Ahmad.








