Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Libur Nataru Berakhir, Arus Penyeberangan Selat Bali Turun: Penumpang Kapal Menyusut hingga 4,7 Persen

libur-nataru-berakhir,-arus-penyeberangan-selat-bali-turun:-penumpang-kapal-menyusut-hingga-4,7-persen
Libur Nataru Berakhir, Arus Penyeberangan Selat Bali Turun: Penumpang Kapal Menyusut hingga 4,7 Persen

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Berakhirnya masa libur sekolah Minggu (4/12) menutup arus wisatawan di lintas penyeberangan Selat Bali pada musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Tahun ini, ASDP mencatat terjadi penurunan pergerakan penumpang kapal di dua sisi pelabuhan, baik Ketapang maupun Gilimanuk, Bali.

Secara kumulatif, ASDP mencatat sejak H-10 hingga H+7 Nataru, total penumpang dari Bali ke Jawa tercatat 427.910 orang atau turun 4,7 persen. Sedangkan total kendaraan 121.364 unit atau naik 1,8 persen.

Sementara itu, total penumpang dari Jawa ke Bali mencapai 413.839 orang atau turun 4,5 persen, dengan kendaraan naik 0,9 persen menjadi 110.193 unit.

Berbagai spekulasi pun muncul terkait penurunan angka kunjungan wisatawan dari arah Jawa menuju Bali.

Ketua DPC Gapasdap Banyuwangi Nurjatim mengatakan, kondisi ini jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Dia menilai terjadi kelesuan dari penumpang kapal dari arah Jawa ke Bali.

Meski dari arah Bali jumlah kendaraan dan penumpang tercatat lebih tinggi dari Ketapang, namun secara keseluruhan belum memenuhi ekspektasi dari pengusaha kapal pada musim libur Nataru kali ini.

Para pengusaha, menurutnya, tidak bisa banyak bertindak. Karena memang selama ini mereka hanya bisa pasif menunggu terjadinya peningkatan penumpang yang akan menyeberangi Selat Bali.

“Kami melihat pemberitaan tentang kondisi Bali memiliki pengaruh. Terkait cuaca dan bencana alam. Meskipun jumlah penumpang lebih tinggi dari hari biasa, namun angka ini masih di bawah prediksi kami,” ujarnya.

Dia pun berharap tren kenaikan penumpang kapal bisa terjadi di lintasan Ketapang-Gilimanuk saat musim libur Lebaran nanti.

Jumlah kapal yang berada di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, imbuhnya, cukup siap untuk melayani penumpang yang akan menyeberang.

“Kita lihat nanti pada musim Libur Lebaran mungkin akan terjadi peningkatan yang lebih baik dari musim Nataru,” katanya.

Sementara itu, arus balik wisatawan dari Bali terpantau landai hingga Minggu pagi (4/1). Berdasar data operasional, di Pelabuhan Ketapan  total penumpang yang menyeberang tercatat sebanyak 28.487 orang.

Sedangkan kendaraan mencapai 7.575 unit, terdiri dari 3.120 kendaraan roda dua, 2.699 kendaraan roda empat atau kendaraan kecil, 354 unit bus, serta 1.402 unit truk.


Page 2

Angka tersebut menunjukkan aktivitas penyeberangan dari Jawa menuju Bali maupun sebaliknya masih berlangsung lebih intens dibandingkan hari normal.

Sedangkan di Pelabuhan Gilimanuk, jumlah penumpang lebih tinggi, yakni 31.362 orang.

Total kendaraan yang dilayani mencapai 8.011 unit dengan rincian 2.795 sepeda motor, 3.381 kendaraan roda empat, 343 bus, dan 1.492 truk.

Sementara itu, Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan bahwa berdasar data kumulatif Posko Angkutan Nataru 2025/2026, tingkat pemanfaatan kuota lintasan Bali–Jawa dan Sumatera–Jawa masih berada di kisaran 21,80 persen.

Artinya, selama musim Nataru tahun ini kapasitas penyeberangan relatif longgar. Sehingga arus balik dapat berlangsung lebih merata dan terkendali.

Selain itu, terkendilanya aktivitas wisatawan tak lepas dari perencanaan perjalanan sejak dini melalui pemanfaatan sistem tiket daring (online).

“Saat ini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Selain itu, tiket penyeberangan telah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan. Pengguna jasa diminta memastikan telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan serta datang sesuai jadwal keberangkatan,” ujarnya.

Windy menegaskan bahwa kedisiplinan terhadap jadwal, kesiapan perjalanan, serta kepatuhan terhadap arahan petugas menjadi kunci kelancaran arus balik Nataru.

Pengguna jasa juga selalu diimbau mewaspadai potensi cuaca ekstrem demi keselamatan bersama.

“Dengan pengelolaan operasi yang adaptif dan berbasis data, ASDP terus menjaga perannya sebagai jembatan konektivitas nasional, mengawal mobilitas masyarakat agar arus balik Nataru tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali,” pungkasnya. (fre/sgt)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Berakhirnya masa libur sekolah Minggu (4/12) menutup arus wisatawan di lintas penyeberangan Selat Bali pada musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Tahun ini, ASDP mencatat terjadi penurunan pergerakan penumpang kapal di dua sisi pelabuhan, baik Ketapang maupun Gilimanuk, Bali.

Secara kumulatif, ASDP mencatat sejak H-10 hingga H+7 Nataru, total penumpang dari Bali ke Jawa tercatat 427.910 orang atau turun 4,7 persen. Sedangkan total kendaraan 121.364 unit atau naik 1,8 persen.

Sementara itu, total penumpang dari Jawa ke Bali mencapai 413.839 orang atau turun 4,5 persen, dengan kendaraan naik 0,9 persen menjadi 110.193 unit.

Berbagai spekulasi pun muncul terkait penurunan angka kunjungan wisatawan dari arah Jawa menuju Bali.

Ketua DPC Gapasdap Banyuwangi Nurjatim mengatakan, kondisi ini jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Dia menilai terjadi kelesuan dari penumpang kapal dari arah Jawa ke Bali.

Meski dari arah Bali jumlah kendaraan dan penumpang tercatat lebih tinggi dari Ketapang, namun secara keseluruhan belum memenuhi ekspektasi dari pengusaha kapal pada musim libur Nataru kali ini.

Para pengusaha, menurutnya, tidak bisa banyak bertindak. Karena memang selama ini mereka hanya bisa pasif menunggu terjadinya peningkatan penumpang yang akan menyeberangi Selat Bali.

“Kami melihat pemberitaan tentang kondisi Bali memiliki pengaruh. Terkait cuaca dan bencana alam. Meskipun jumlah penumpang lebih tinggi dari hari biasa, namun angka ini masih di bawah prediksi kami,” ujarnya.

Dia pun berharap tren kenaikan penumpang kapal bisa terjadi di lintasan Ketapang-Gilimanuk saat musim libur Lebaran nanti.

Jumlah kapal yang berada di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, imbuhnya, cukup siap untuk melayani penumpang yang akan menyeberang.

“Kita lihat nanti pada musim Libur Lebaran mungkin akan terjadi peningkatan yang lebih baik dari musim Nataru,” katanya.

Sementara itu, arus balik wisatawan dari Bali terpantau landai hingga Minggu pagi (4/1). Berdasar data operasional, di Pelabuhan Ketapan  total penumpang yang menyeberang tercatat sebanyak 28.487 orang.

Sedangkan kendaraan mencapai 7.575 unit, terdiri dari 3.120 kendaraan roda dua, 2.699 kendaraan roda empat atau kendaraan kecil, 354 unit bus, serta 1.402 unit truk.