Proyek Fisik Tak Tuntas, CV Hutama Karya Kena Blacklist

0
1669
CV Hutama Karya Kena Blacklist

BANYUWANGI – Ini peringatan bagi kalangan kontraktor untuk tidak main-main dengan proyek pembangunan yang didanai pemerintah. Jika gagal mengerjakan proyek yang dibiayai uang rakyat, sanksi berat sudah menanti.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Seperti dialami satu perusahaan penyedia barang/kasa Pemkab Banyuwangi, yakni CV Hutama Karya. Lantaran gagal melaksanakan pembangunan proyek yang di danai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017, perusahaan yang berlokasi di Perum Tiara Brawijaya, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, kini terkena blacklist.

Tidak tanggung-tanggung, perusahaan tersebut tidak hanya masuk daftar hitam di wilayah Banyuwangi, tetapi juga tercatat secara nasional. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Penataan Ruang (PU-CKPR) Banyuwangi Mujiono, mengatakan, tahun ini CV Hutama Karya mendapat empat kegiatan pembangunan fisik di Banyuwangi.

Empat kegiatan tersebut meliputi, pemeliharaan Jalan Watugong, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono; pemeliharaan jalan di Desa Sukonatar, Kecamatan Srono; pemelihahraan jalan depan kantor Desa Bumiharjo menuju perbatasan Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore; dan pemeliharaan jalan Rejoagung, Wonosobo menuju SMAN 1 Srono. “Nilai total empat proyek tersebut mencapai Rp 1,35 miliar,” ujarnya kemarin (20/10).

Loading...

Namun, kata Mujiono, empat kegiatan pemeliharaan jalan tersebut gagal diselesaikan tepat waktu. Padahal, pihak pemerintah telah memberikan perpanjangan waktu penyelesaian proyek selama 50 hari dengan denda keterlambatan satu per seribu per harit dari nilai proyek.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Bupati Anas Hadiri Reuni Akbar Disabilitas se-Banyuwangi