Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Selama Proses Pencarian Pendaki Hilang, TWA Kawah Ijen Ditutup

selama-proses-pencarian-pendaki-hilang,-twa-kawah-ijen-ditutup
Selama Proses Pencarian Pendaki Hilang, TWA Kawah Ijen Ditutup

ngopibareng.id

Banyuwangi Kamis, 19 Februari 2026 14:27 WIB

Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen akan ditutup selama proses pencarian, Muhammad Dzikri Maulana, 16 tahun, pendaki yang dikabarkan hilang. Rencananya penutupan akan dilakukan selama proses pencarian pendaki hilang.

Kabar penutupan disampaikan Kepala Seksi V BKSDA Banyuwangi, Dwi Sugiarto. Dia menyebut, kawasan TWA Kawah Ijen mulai ditutup sejak pukul 08.00 WIB, Kamis, 19 Februari 2026 pagi. 

“Untuk booking-an yang sudah masuk (melalui pendaftaran online), sementara kami cancel dulu,” jelasnya.

Penutupan jalur pendakian ini menurutnya, dilakukan agar proses pencarian bisa berjalan maksimal. Sehingga pendaki yang saat ini dinyatakan hilang bisa segera ditemukan.

Dwi Sugiarto belum bisa memastikan berapa lama penutupan itu akan dilakukan. Kepastiannya, masih akan dibahas dan akan diumumkan secara resmi oleh pihak terkait.

“Akan diumumkan secara resmi,” katanya.

Muhammad Dzikri Maulana dikabarkan hilang sejak Rabu, 18 Februari 2026 kemarin. Pada hari pertama pencarian, tim SAR gabungan menyusuri berbagai area hingga dinihari. Pencarian kembali dilakukan sejak pagi ini. Namun sejauh ini masih belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan, pencarian hari pertama berlangsung hingga 01.30 WIB. Operasi pencarian melibatkan 41 personel gabungan. Terdiri dari tim rescue Kantor SAR, BPBD, Polsek, Koramil, KSDA Gunung Ijen, SAR Independent, dan warta setempat. 

“Pencarian dilanjutkan hari ini mulai pukul 06.30 WIB,” jelasnya.

Dalam proses pencarian, tim dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama melakukan penyisiran jalur pendakian dari Paltuding hingga puncak dengan jarak kurang lebih 3,6 kilometer menggunakan metode hasty search.

Baca Juga

Untuk kelompok kedua mencari di sekitar lokasi pendaki terakhir terlihat. Pencarian dilakukan dengan pola open grid seluas satu km persegi.

“Ini untuk memperluas cakupan dan memastikan tidak ada area yang terlewat,” katanya.

Oka menyebut, pencarian pendaki akan dimaksimalkan dengan mengutamakan keselamatan personel. Penyisiran dioptimalkan pada jalur utama pendakian serta memperluas area pencarian di sekitar lokasi dengan metode grid. 

“Seluruh unsur bekerja secara terkoordinasi dan sistematis,” ujarnya.

Like