ngopibareng.id
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi resmi berganti. Dwi Yanto mendapatkan amanah sebagai Pimpinan Baznas Banyuwangi yang baru. Mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwang akan memimpin Baznas Banyuwangi untuk masa bakti 2026-2031.
Pelantikan dilakukan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Kamis, 12 Februari 2026. Ipuk berpesan, pimpinan Baznaz yang baru bisa melanjutkan program-program baik yang sudah ditorehkan kepengurusan sebelumnya.
“Ke depan kinerja dan prestasi Baznas harus ditingkatkan,” pesan Ipuk.
Baznas, menurut Ipuk, merupakan mitra strategis pemerintah. Selama ini Baznas telah telah mendukung program-program pembangunan pemkab, khususnya masalah penanganan kemisikinan.
“Angka kemiskinan di Banyuwangi yang terus turun berkat kerja keroyokan semua pihak, termasuk Baznas. Sinergi baik ini harus terus kita pertahankan dan kita lanjutkan,” terangnya.
Diharapkan ke depan Baznas bisa menggandeng mitra-mitra strategis di Banyuwangi. Sehingga bantuan-bantuan yang diberikan semakin banyak dan semakin tepat sasaran.
Selain itu, Ipuk meminta agar Baznas terus berinovasi dan melakukan digitalisasi. Dengan begitu jika ada muzakki (wajib zakat) yang ingin menitipkan zakatnya, tidak perlu harus datang ke Kantor Baznas melainkan melalui platform yang bisa mereka akses.
“Dengan ‘tandang bareng‘ (bersama-sama), kami optimis semakin banyak warga membutuhkan di Banyuwangi yang berdaya. Mulai lansia miskin, keluarga prasejahtera, dan pelaku usaha kecil,” katanya.
Baca Juga
Ketua Baznas Banyuwangi yang baru dilantik, Dwi Yanto, menyatakan siap menjalankan tugas dan berkolaborasi dengan pemkab untuk kemaslahatan umat.
“Kami siap bermitra dengan pemkab untuk menjalankan semua kegiatan sosial yang berkaitan dengan kepentingan mustahik (penerima zakat),” kata Dwi.
Dia menegaskan, Baznas siap bersinergi dalam program penanganan kemiskinan pemkab, hingga peningkatan ekonomi pelaku UMKM. Seperti pelaksanaan bedah rumah, bantuan pendidikan untuk siswa kurang mampu, hingga program ekonomi kerakyatan.
“Program-program yang sudah berjalan sebelumnya kita evaluasi, kita perbaiki lagi. Termasuk pesan Ibu Bupati terkait pelayanan berbasis digital. Semoga kedepan Baznas mampu menghadirkan layanan zakat yang lebih cepat, mudah, dan amanah,” ujarnya.
Like








