Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Siap Berangkat Kapan Saja, Ini Syarat Pengiriman TNI ke Gaza

siap-berangkat-kapan-saja,-ini-syarat-pengiriman-tni-ke-gaza
Siap Berangkat Kapan Saja, Ini Syarat Pengiriman TNI ke Gaza

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Rencana pengiriman pasukan TNI Angkatan Darat (TNI AD) ke Gaza dalam misi Dewan Perdamaian atau Board of Peace menjadi perhatian publik.

Program yang disebut sebagai bagian dari misi penjaga perdamaian (peacekeeping forces) ini bertujuan mempercepat pemulihan wilayah Gaza, Palestina, di tengah konflik yang belum mereda.

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia.

Namun, ia mengingatkan agar jumlah pasukan yang dikirim tidak berlebihan.

“Intinya, hemat saya tidak perlu terlalu besar seperti yang 20 ribu itu. Teman-teman di Kementerian Pertahanan sudah punya ukuran,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Nusantara II DPR RI, Selasa (10/2/2026), mengutip laman resmi DPR RI.

Menurut Utut, pembahasan pengiriman pasukan telah dilakukan secara komprehensif, termasuk dalam pertemuan Presiden RI dengan para mantan menteri luar negeri, tokoh, dan ilmuwan di Istana Negara pada 4 Februari lalu.

Dalam forum tersebut, Presiden memaparkan aspek filosofis hingga dinamika geopolitik konflik Gaza.

Secara konstitusional, langkah ini dinilai selaras dengan amanat UUD 1945 terkait peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Utut menegaskan dukungan politik terhadap Palestina.

“Hampir semua partai, termasuk partai kami, menyetujui bahwa kemerdekaan Palestina adalah hak mereka,” katanya.

Meski demikian, ia menambahkan bahwa solusi damai tetap menjadi prioritas.

“Bukan sekadar kemerdekaan Palestina, tetapi juga pengakuan dan hidup damai berdampingan, two state solution,” ujarnya.

Di sisi lain, kesiapan teknis telah dilakukan TNI. Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menyatakan,

“Intinya kita sudah siap, tinggal menunggu perintah dan koordinasi kapan diberangkatkan,” tegasnya.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Rencana pengiriman pasukan TNI Angkatan Darat (TNI AD) ke Gaza dalam misi Dewan Perdamaian atau Board of Peace menjadi perhatian publik.

Program yang disebut sebagai bagian dari misi penjaga perdamaian (peacekeeping forces) ini bertujuan mempercepat pemulihan wilayah Gaza, Palestina, di tengah konflik yang belum mereda.

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia.

Namun, ia mengingatkan agar jumlah pasukan yang dikirim tidak berlebihan.

“Intinya, hemat saya tidak perlu terlalu besar seperti yang 20 ribu itu. Teman-teman di Kementerian Pertahanan sudah punya ukuran,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Nusantara II DPR RI, Selasa (10/2/2026), mengutip laman resmi DPR RI.

Menurut Utut, pembahasan pengiriman pasukan telah dilakukan secara komprehensif, termasuk dalam pertemuan Presiden RI dengan para mantan menteri luar negeri, tokoh, dan ilmuwan di Istana Negara pada 4 Februari lalu.

Dalam forum tersebut, Presiden memaparkan aspek filosofis hingga dinamika geopolitik konflik Gaza.

Secara konstitusional, langkah ini dinilai selaras dengan amanat UUD 1945 terkait peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Utut menegaskan dukungan politik terhadap Palestina.

“Hampir semua partai, termasuk partai kami, menyetujui bahwa kemerdekaan Palestina adalah hak mereka,” katanya.

Meski demikian, ia menambahkan bahwa solusi damai tetap menjadi prioritas.

“Bukan sekadar kemerdekaan Palestina, tetapi juga pengakuan dan hidup damai berdampingan, two state solution,” ujarnya.

Di sisi lain, kesiapan teknis telah dilakukan TNI. Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menyatakan,

“Intinya kita sudah siap, tinggal menunggu perintah dan koordinasi kapan diberangkatkan,” tegasnya.