sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pemerintah menargetkan penyambungan ruas Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi atau yang dikenal sebagai Tol Prosiwangi hingga wilayah Situbondo dapat rampung pada 2028.
Target tersebut ditegaskan Menteri Pekerjaan Umum Doddy Hanggodo saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Surabaya pada Selasa, 10 Februari 2026 lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Doddy meminta seluruh tahapan konstruksi proyek tol strategis nasional itu dipercepat agar konektivitas wilayah timur Jawa Timur dapat segera terwujud.
Fokus Percepatan Seksi Besuki–Situbondo
Salah satu perhatian utama pemerintah berada pada pembangunan Seksi 4 yang menghubungkan wilayah Besuki dengan Situbondo.
Menurut Doddy, pembangunan ruas tersebut perlu dipercepat agar target penyelesaian awal dapat tercapai sesuai rencana.
“Khusus Seksi 4 Besuki–Situbondo kami minta percepatan. Targetnya bisa selesai dalam dua tahun sehingga konektivitas tahap awal segera berfungsi,” ujarnya dalam rapat koordinasi tersebut.
Ruas tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung utama jalur tol dari wilayah barat menuju kawasan timur Jawa Timur.
Jika rampung sesuai jadwal, jalur tol tersebut akan menjadi akses baru yang mempercepat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di kawasan tapal kuda.
Progres Seksi Paiton–Besuki Capai 92 Persen
Sementara itu, pembangunan Seksi 3 yang menghubungkan wilayah Paiton dengan Besuki sepanjang 25,6 kilometer kini telah mencapai progres signifikan.
Berdasarkan laporan konstruksi terbaru, pembangunan ruas tersebut sudah mencapai sekitar 92 persen.
Bahkan, ruas tol Paiton-Gending-Besuki sudah bisa dilalui kendaraan mulai 14 Maret 2026. Tol dibuka gratis selama masa uji coba hingga tanggal 29 Maret 2026.
Pemerintah menargetkan tahap pra serah terima pekerjaan dapat selesai sebelum bulan Ramadan atau paling lambar usai Idul Fitri tahun ini.
Page 2
Page 3
Adapun sejumlah pekerjaan yang masih berjalan di lapangan meliputi:
- Pemasangan rambu lalu lintas
- Pengecatan marka jalan
- Penyempurnaan sistem drainase
Tahapan akhir tersebut penting dilakukan untuk memastikan standar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tol terpenuhi sebelum ruas tersebut dioperasikan.
Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026
Sebagian ruas Tol Prosiwangi juga direncanakan akan difungsikan lebih awal untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Ruas yang akan dibuka secara fungsional adalah segmen Gending hingga Besuki.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur nasional Pantai Utara atau Pantura yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan saat musim mudik.
Dengan dibukanya jalur tol tersebut secara sementara, kendaraan pemudik memiliki alternatif jalur perjalanan yang lebih cepat menuju wilayah timur Jawa Timur.
Selain itu, pembukaan tol fungsional juga diharapkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan antarwilayah secara signifikan.
Proyek Tol Strategis Sepanjang 176 Kilometer
Secara keseluruhan, Tol Prosiwangi memiliki panjang lebih dari 176 kilometer.
Jalan tol ini terbentang dari wilayah Probolinggo hingga kawasan Ketapang yang menjadi pintu gerbang penyeberangan menuju Pulau Bali.
Proyek tol tersebut terbagi menjadi tujuh seksi utama yang dibangun secara bertahap hingga mencapai ujung timur Pulau Jawa.
Jika seluruh ruas telah selesai, Tol Prosiwangi diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur transportasi paling penting di kawasan timur Jawa.
Mendorong Ekonomi dan Pariwisata
Keberadaan Tol Prosiwangi tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.








