BANYUWANGI.ID – Satu unit truk terguling di area persawahan Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Kamis (12/2).
Insiden tersebut diduga dipicu kondisi jalan yang licin setelah diguyur hujan.
Proses evakuasi kendaraan berat itu berlangsung cukup lama. Petugas membutuhkan waktu sekitar enam jam untuk mengevakuasi truk dari lahan pertanian yang sulit dijangkau.
Satu unit excavator dikerahkan guna mempermudah proses pengangkatan badan truk yang terperosok.
Jalan Licin Usai Hujan
Informasi yang dihimpun, truk bernopol P 9951 UR warna merah dan kuning itu terguling saat melintas di jalur persawahan.
Kondisi jalan tanah yang basah dan licin diduga membuat kendaraan kehilangan kendali hingga akhirnya rebah ke sisi lahan pertanian.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi (Damkarmat) Sektor Srono menerima laporan warga sekitar pukul 09.30.
Laporan tersebut masuk sebagai kejadian non-kebakaran yang membutuhkan bantuan evakuasi.
“Setelah mendapat laporan, petugas langsung menuju ke lokasi kejadian,” ujar Hari Susianto, petugas Damkarmat Sektor Srono.
Tiba di Lokasi Pukul 09.50
Tim Damkarmat berangkat dengan mengerahkan mobil tangki suplai dari Sektor Srono.
Sekitar pukul 09.50, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan asesmen terhadap kondisi kendaraan dan medan sekitar.
“Truk itu terguling di lahan pertanian karena jalan yang licin,” terangnya.
Posisi truk yang berada di area persawahan menyulitkan proses evakuasi. Roda kendaraan terjebak di tanah yang lembek, sementara badan truk dalam posisi miring sehingga membutuhkan alat berat untuk mengangkatnya.
Excavator Dikerahkan
Karena akses menuju lokasi cukup terbatas, petugas berkoordinasi untuk mendatangkan satu unit excavator.
Page 2
Page 3
BANYUWANGI.ID – Satu unit truk terguling di area persawahan Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Kamis (12/2).
Insiden tersebut diduga dipicu kondisi jalan yang licin setelah diguyur hujan.
Proses evakuasi kendaraan berat itu berlangsung cukup lama. Petugas membutuhkan waktu sekitar enam jam untuk mengevakuasi truk dari lahan pertanian yang sulit dijangkau.
Satu unit excavator dikerahkan guna mempermudah proses pengangkatan badan truk yang terperosok.
Jalan Licin Usai Hujan
Informasi yang dihimpun, truk bernopol P 9951 UR warna merah dan kuning itu terguling saat melintas di jalur persawahan.
Kondisi jalan tanah yang basah dan licin diduga membuat kendaraan kehilangan kendali hingga akhirnya rebah ke sisi lahan pertanian.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi (Damkarmat) Sektor Srono menerima laporan warga sekitar pukul 09.30.
Laporan tersebut masuk sebagai kejadian non-kebakaran yang membutuhkan bantuan evakuasi.
“Setelah mendapat laporan, petugas langsung menuju ke lokasi kejadian,” ujar Hari Susianto, petugas Damkarmat Sektor Srono.
Tiba di Lokasi Pukul 09.50
Tim Damkarmat berangkat dengan mengerahkan mobil tangki suplai dari Sektor Srono.
Sekitar pukul 09.50, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan asesmen terhadap kondisi kendaraan dan medan sekitar.
“Truk itu terguling di lahan pertanian karena jalan yang licin,” terangnya.
Posisi truk yang berada di area persawahan menyulitkan proses evakuasi. Roda kendaraan terjebak di tanah yang lembek, sementara badan truk dalam posisi miring sehingga membutuhkan alat berat untuk mengangkatnya.
Excavator Dikerahkan
Karena akses menuju lokasi cukup terbatas, petugas berkoordinasi untuk mendatangkan satu unit excavator.






