Berita Terkini Seputar Banyuwangi

3 Cara Mengatasi Pasangan Yang Banyak Maunya

Di dalam suatu hubungan percintaan dari kedua pasangan, biasanya ada saja faktor yang membuat hubungan keduanya berakhir pahit dan sakit hati. Kandasnya hubungan dari diri keduanya biasanya disebabkan adanya sifat egois yang inginnya menang sendiri, entah itu dari si pria maupun dari si wanita. Sifat egois memang bisa berdampak buruk terhadap hubungan cinta dari sepasang kekasih.

Ada banyak sekali kasus kandasnya hubungan dari pasangan yang maunya menang sendiri dan bersifat egois. Tentu saja hal tersebut bisa merusak kejiwaan seseorang. Akan adanya rasa terpaksa untuk melakukan sesuatu dari pasangan untuk selalu dipenuhi permintaannya. Yang jelas hal tersebut bukan merupakan kerja sama yang baik dari kedua pasangan, pria maupun wanita yang banyak maunya, maka bisa jadi dia malah mendominasi dan memaksa yang membuat diri menjadi tersiksa.

Dibutuhkan kerja sama yang baik dan keduanya harus bisa memahami keadaan diri masing-masing. Biasanya pasangan yang mengalah itulah yang menyebabkan cinta tidak terasa bahagia dan malah cinta membuat hidup menjadi tersiksa batin.

Sekarang saya akan memberikan 3 cara untuk dapat mengatasi pasangan yang banyak maunya atau bersifat egois di bawah ini.

1. Jangan Terlalu Memanjakan Dirinya.

Biasanya pria yang merasa cinta sekali kepada diri sang wanita, tentu saja dia ingin sekali berusaha untuk dapat memanjakan si wanita. Kabar buruknya jika memang si pria selalu saja memanjakan sang wanita, maka nantinya sang wanita akan marah jika kemauannya tidak dapat dipenuhi sang pria. Pria harus bisa mengendalikan diri atas perasaannya yang bisa menjadi bumerang untuk dirinya sendiri.

Memanjakan sang wanita adalah hal yang tidak boleh dilakukan dan biarkan saja sesekali dia berusaha sendiri mendapatkan apa yang dia inginkan. Hal tersebut bertujuan agar sang wanita dapat memahami keadaan kamu selama ini. Cobalah untuk tegas kepada sang wanita untuk tidak menuntut kemauannya yang terbilang aneh dan memaksa. Kalau memang dia masih manja maka putuskan saja untuk tidak lagi menjalin kasih dengannya, karena hanya akan membuat kamu pusing dan terbebani.

2. Jujur.

Kejujuran bisa menjadi faktor penting dari sebuah hubungan diri seseorang kepada siapapun. Orang yang jujur, maka biasanya hubungannya dengan orang lain akan bertahan lama dan dipenuhi dengan banyak kebahagiaan dan sedikit sekali dipenuhi oleh permasalahan. Cobalah untuk jujur kepadanya tentang apapun yang ada di dalam kehidupan kamu. Terangkan saja semua permasalahan kamu kepada dirinya dan pilih waktu yang tepat untuk membicarakan hal semacam ini kepadanya, agar tidak terjadi perselisihan.

3. Jaga Jarrak

Untuk bisa menyadarkan kekasih kita memang membutuhkan waktu dan sedikit untuk tidak bertoleransi kepadanya. Usahakan untuk menjaga jarak darinya agar dia bisa berpikir sendiri atas semua kelakuannya terhadap kamu selama ini. Biasanya jika memang dia masih mencintai kamu, maka dengan sendirinya dia akan sadar bahwa perbuatannya itu salah dan mulai memperbaiki kesalahannya tersebut.

Kalau memang pasangan kamu masih saja berusaha untuk dituruti semua kemauannya, maka sudah saatnya kamu berani tegas kepadanya untuk mengakhiri hubungan percintaan kamu dengannya. Apa gunanya menjalin cinta kalau hanya mendapatkan luka batin saja dan selalu diwarnai dengan permusuhan?. Semua orang pasti menginginkan kehidupan cinta yang indah dan tidak adanya rasa sakit yang dirasakan dari diri keduanya.

Sebagai seorang pria kita diwajibkan untuk bisa memutuskan perkara dan berusaha untuk menjadi dewasa dalam mengatasi semua permasalahan hidup yang kita rasakan selama ini. Cobalah untuk mencari pasangan lain yang memang bisa memahami keadaan kamu dan tentu saja cari pasangan yang bisa menerima kamu apa adanya dengan penuh rasa cinta. Kalau kamu merasa yakin bisa mendapatkannya, maka saya yakin kamu akan segera mendapatkannya.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE