Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Jelang Lebaran, Pemkab Banyuwangi Kebut Perbaikan Jalan Kota Demi Kelancaran Arus Mudik

jelang-lebaran,-pemkab-banyuwangi-kebut-perbaikan-jalan-kota-demi-kelancaran-arus-mudik
Jelang Lebaran, Pemkab Banyuwangi Kebut Perbaikan Jalan Kota Demi Kelancaran Arus Mudik

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melakukan percepatan perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di wilayah Kota Banyuwangi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap mulus dan aman menjelang arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Perbaikan jalan tersebut dipimpin langsung Asisten Administrasi Umum Pemkab Banyuwangi, Budi Santoso.

Ia turun ke lapangan untuk memastikan proses perbaikan berjalan optimal dan sesuai target.

Menurut Budi, perbaikan jalan dilakukan secara serentak dengan mengerahkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dimiliki pemerintah daerah.

“Kita memiliki empat UPT dan semuanya kita kerahkan. Titik jalan rusak cukup banyak, kita kerjakan bertahap, namun targetnya sebelum Lebaran seluruhnya sudah mulus,” ujarnya.

Budi menjelaskan, prioritas perbaikan difokuskan pada jalan-jalan protokol serta ruas dengan tingkat lalu lintas tinggi yang kerap dilalui kendaraan masyarakat.

Metode perbaikan dilakukan dengan penambalan menggunakan material hotmix agar hasilnya lebih kuat dan tahan lama.

Di wilayah Kecamatan Banyuwangi Kota, terdapat delapan titik jalan yang masuk daftar perbaikan.

Ruas tersebut meliputi Jalan Kepiting, Kolonel Sugiono, MT Haryono, Imam Bonjol, Kartini, Sayuwiwit, DI Panjaitan, dan Jalan MH Thamrin.

“Kami fokuskan di jalan protokol dan jalur ramai. Supaya masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman, terutama menjelang mudik Lebaran,” kata Budi.

Ia menyebutkan, mayoritas kerusakan jalan disebabkan oleh intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Curah hujan yang terus menerus menyebabkan genangan air di sejumlah titik, sehingga mempercepat kerusakan lapisan aspal.

“Banyak jalan rusak karena sering terkena hujan. Seperti di Jalan Kepiting ini, menurut informasi dari Dinas PU, kawasan tersebut kerap tergenang air karena drainasenya kurang bagus sehingga aspalnya cepat rusak,” jelas Budi saat meninjau langsung proses perbaikan di Jalan Kepiting.


Page 2

Untuk solusi jangka panjang, Pemkab Banyuwangi tetap merencanakan perbaikan jalan secara menyeluruh.

Namun, pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Dinas PUCKPP telah melakukan penyesuaian program menyusul adanya pemangkasan anggaran infrastruktur secara nasional.

Seperti daerah lainnya, alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Banyuwangi pada tahun 2026 mengalami pemangkasan sekitar Rp 665 miliar.

Dampak dari kebijakan tersebut membuat APBD Banyuwangi 2026 disepakati sebesar Rp 2,9 triliun, lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Teman-teman PU sudah menyesuaikan kondisi finansial. Ini tidak hanya dialami Banyuwangi, tapi hampir seluruh daerah. Anggaran infrastruktur semuanya turun, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga kondisi jalan,” ujar Budi.

Sebelumnya, persoalan perbaikan infrastruktur jalan juga disampaikan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Ia mengungkapkan, total panjang jalan kabupaten di Banyuwangi mencapai sekitar 2.417 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 77 persen saat ini berada dalam kondisi baik.

Namun demikian, masih terdapat sekitar 22,95 persen atau sekitar 554 kilometer jalan kabupaten yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“InsyaAllah, perbaikan jalan akan kita lakukan secara bertahap, sesuai dengan kemampuan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah,” pungkas Ipuk. (ray/aif)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melakukan percepatan perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di wilayah Kota Banyuwangi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap mulus dan aman menjelang arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Perbaikan jalan tersebut dipimpin langsung Asisten Administrasi Umum Pemkab Banyuwangi, Budi Santoso.

Ia turun ke lapangan untuk memastikan proses perbaikan berjalan optimal dan sesuai target.

Menurut Budi, perbaikan jalan dilakukan secara serentak dengan mengerahkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dimiliki pemerintah daerah.

“Kita memiliki empat UPT dan semuanya kita kerahkan. Titik jalan rusak cukup banyak, kita kerjakan bertahap, namun targetnya sebelum Lebaran seluruhnya sudah mulus,” ujarnya.

Budi menjelaskan, prioritas perbaikan difokuskan pada jalan-jalan protokol serta ruas dengan tingkat lalu lintas tinggi yang kerap dilalui kendaraan masyarakat.

Metode perbaikan dilakukan dengan penambalan menggunakan material hotmix agar hasilnya lebih kuat dan tahan lama.

Di wilayah Kecamatan Banyuwangi Kota, terdapat delapan titik jalan yang masuk daftar perbaikan.

Ruas tersebut meliputi Jalan Kepiting, Kolonel Sugiono, MT Haryono, Imam Bonjol, Kartini, Sayuwiwit, DI Panjaitan, dan Jalan MH Thamrin.

“Kami fokuskan di jalan protokol dan jalur ramai. Supaya masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman, terutama menjelang mudik Lebaran,” kata Budi.

Ia menyebutkan, mayoritas kerusakan jalan disebabkan oleh intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Curah hujan yang terus menerus menyebabkan genangan air di sejumlah titik, sehingga mempercepat kerusakan lapisan aspal.

“Banyak jalan rusak karena sering terkena hujan. Seperti di Jalan Kepiting ini, menurut informasi dari Dinas PU, kawasan tersebut kerap tergenang air karena drainasenya kurang bagus sehingga aspalnya cepat rusak,” jelas Budi saat meninjau langsung proses perbaikan di Jalan Kepiting.