Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Celetukan Pedagang Cabai Saat Bupati Banyuwangi Sidak Pasar pada Sepekan Ramadhan

celetukan-pedagang-cabai-saat-bupati-banyuwangi-sidak-pasar-pada-sepekan-ramadhan
Celetukan Pedagang Cabai Saat Bupati Banyuwangi Sidak Pasar pada Sepekan Ramadhan

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Forkopimda memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Blambangan di satu pekan Ramadhan, Rabu (25/2/2026).

Ipuk mengatakan, pengecekan dilakukan agar stabilitas harga dan ketersediaan bahan-bahan pokok tetap terjaga di pasaran. Sebab, selama Ramadhan biasanya mengalami kenaikan.

Secara bergantian, Ipuk berkomunikasi dengan para pedagang di pasar tradisional, mulai dari pedagang cabai, telur hingga beras dan minyak.

Menariknya, salah satu pedagang sempat memberikan celetukan lucu saat dikunjungi Ipuk.

“Harganya panas, Bu,” ungkap pedagang cabai, Hasyim Ashari.

Baca juga: Pedagang Pasar Protes ke Kapolresta Banyuwangi: Sudah 4 Orang Meninggal, Mohon Ketegasannya

Ipuk yang mendengarkan celetukan itu tertawa kecil dan kemudian mulai berbincang santai dengan pedagang terkait fluktuasi harga cabai dalam sepekan terakhir.

Dia menanyakan pasokan barang serta daya beli masyarakat selama bulan Ramadhan.

Menurut Hasyim, harga cabai memang sempat melonjak tinggi sebelum akhirnya berangsur turun. Meski begitu, dia menyebut bahwa harga saat ini masih terasa “panas” bagi sebagian pembeli sebab masih tiga kali lipat lebih tinggi dari harga normal.

Di Pasar Blambangan, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga. Seperti telur saat ini dijual di harga Rp 31.000 dari sebelumnya Rp 27.000-Rp 28.000 per kilogram.

Kemudian, Daging sapi naik dari Rp 125.000 menjadi Rp 145.000 per kilogram dan daging ayam naik dari Rp 30.000 menjadi Rp 36.000 per kilogram.

Cabai yang sempat naik hingga Rp 130.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp 98.000 per kilogram. Bawang merah juga naik menjadi Rp 45.000-Rp 48.000 per kilogram.

Baca juga: Koral Hias Banyuwangi Tembus Pasar Global, Jadi Favorit di 3 Benua

Sementara itu, sejumlah komoditi harganya stabil di antaranya gula pasir Rp 17.000 per kilogram, minyak goreng Rp 17.500-Rp 19.500 per liter, bawang putih Rp 30.000-Rp 35.000 per kilogram, beras premium Rp 74.500 per 5 kilogram, dan beras medium Rp. 68.500 per 5 kilogram.

Ipuk mengatakan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan terus memantau pergerakan harga bahan pokok.

“Untuk mengendalikan harga, kami bersama stakeholder terkait terus menggelar pasar murah secara masif sejak awal Ramadan, merata di seluruh kecamatan. Silakan manfaatkan,” ujar Ipuk.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bank Indonesia (BI) Jember, Iqbal Reza, mengatakan bahwa dinamika kenaikan harga sejumlah komoditi bahan pokok saat ini masih dalam batas wajar. Sehingga tidak berpotensi menyebabkan inflasi.

“Kami meminta TPID untuk menggelar pasar murah dalam rangka pengendalian harga,” kata Iqbal.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan indikasi penimbunan komoditas bahan pokok di Banyuwangi.

“Kami akan ikut memastikan kelancaran distribusi bahan pokok dan sejumlah kebutuhan masyarakat lainnya selama ramadhan hingga Idul Fitri,” pungkasnya.

Baca juga: Pedagang Pasar Protes ke Kapolresta Banyuwangi: Sudah 4 Orang Meninggal, Mohon Ketegasannya

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang