Cuaca Buruk, Nelayan Tradisional di Banyuwangi Paceklik Tangkapan

0
996


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KALIPURO – Nelayan tradisional di Banyuwangi, memasuki musim paceklik sejak sepekan terakhir. Selain karena cuaca buruk, di musim migrasi ikan tuna ini mereka harus pulang melaut dengan tangan hampa.

Seorang nelayan Pantai Bulusan Utara, Kecamatan Kalipuro, Nahrowi (45) mengaku bahwa hasil tangkapannya semakin menurun. Entah karena faktor cuaca atau memang alur migrasi ikan berubah. Musim sebelumnya para nelayan banyak mendapatkan hasil yang memuaskan. Dalam satu hari mereka sanggup menaikkan ikan dengan berat lima hingga sepuluh kilogram.

“Tak hanya masalah cuaca yang harus kami alami, namun juga masalah ketersediaan ikan di laut,” ujar Nahrowi.

Kondisi tersebut membuat penghasilan nelayan tradisional semakin berkurang. Dalam sehari, penghasilan yang diterima nelayan berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last