Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Daftar 7 Seksi Tol Prosiwangi: Target 2028 Tembus Situbondo, Dilanjutkan hingga Ketapang Banyuwangi

daftar-7-seksi-tol-prosiwangi:-target-2028-tembus-situbondo,-dilanjutkan-hingga-ketapang-banyuwangi
Daftar 7 Seksi Tol Prosiwangi: Target 2028 Tembus Situbondo, Dilanjutkan hingga Ketapang Banyuwangi

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pembangunan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) terus menjadi sorotan.

Pemerintah memastikan proyek strategis nasional ini ditargetkan tembus hingga Situbondo pada 2028, sebelum dilanjutkan pembangunannya hingga Banyuwangi (Ketapang).

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Doddy Hanggodo menegaskan, penyelesaian Tol Prosiwangi menjadi prioritas untuk memperkuat konektivitas kawasan tapal kuda Jawa Timur.

“Tahun 2028 untuk sementara waktu sampai Situbondo dulu ya,” tegas Doddy.

Tol Prosiwangi sendiri memiliki panjang total lebih dari 176 kilometer dan terbagi menjadi tujuh seksi.

Setiap seksi memiliki peran penting dalam menyambungkan jalur dari Probolinggo hingga Banyuwangi.

Berikut daftar lengkap tujuh seksi Tol Prosiwangi:

1. Seksi 1 Gending–Kraksaan (12,88 Kilometer)

Seksi pertama ini menjadi pintu awal Tol Prosiwangi dari arah barat.

Ruas Gending–Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer sudah sempat beroperasi secara fungsional saat periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Keberadaan seksi ini sangat penting karena menjadi penghubung awal dari jaringan Tol Trans Jawa menuju wilayah tapal kuda.

2. Seksi 2 Kraksaan–Paiton (11,2 Kilometer)

Seksi kedua sepanjang 11,2 kilometer ini melanjutkan konektivitas dari Kraksaan menuju Paiton.

Bersama Seksi 1, ruas ini juga telah dibuka fungsional saat Nataru untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Ruas ini menjadi akses strategis menuju kawasan industri dan PLTU Paiton.

3. Seksi 3 Paiton–Besuki (25,6 Kilometer)

Seksi Paiton–Besuki merupakan salah satu fokus percepatan saat ini. Dengan panjang 25,6 kilometer, progres pembangunannya telah mencapai lebih dari 92 persen.


Page 2

Pemerintah menargetkan ruas ini dapat difungsionalkan pada arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Jika terealisasi, masyarakat sudah bisa melintas dari Gending hingga Besuki secara langsung.

4. Seksi 4 Besuki–Situbondo (43,3 Kilometer)

Seksi ini menjadi kunci target 2028. Dengan panjang 43,3 kilometer, ruas Besuki–Situbondo diprioritaskan agar rampung sehingga Tol Prosiwangi benar-benar tembus hingga Situbondo.

Ketika seksi ini selesai, konektivitas wilayah tengah tapal kuda akan semakin kuat dan memangkas waktu tempuh secara signifikan.

Setelah Situbondo, pembangunan akan dilanjutkan ke arah timur melalui Seksi 5 sepanjang 16,76 kilometer menuju Asembagus.

Ruas ini menjadi penghubung penting menuju kawasan pertanian, perikanan, dan akses ke destinasi wisata seperti Taman Nasional Baluran.

6. Seksi 6 Asembagus–Bajulmati (37,45 Kilometer)

Seksi 6 sepanjang 37,45 kilometer merupakan salah satu ruas terpanjang dalam proyek ini.

Jalur ini akan memperkuat konektivitas antarkawasan di ujung timur Jawa Timur.

Keberadaannya akan mempercepat distribusi logistik menuju Banyuwangi.

7. Seksi 7 Bajulmati–Ketapang (29,21 Kilometer)

Seksi terakhir sepanjang 29,21 kilometer akan menghubungkan Bajulmati hingga Ketapang, Banyuwangi.

Ketapang merupakan pintu utama penyeberangan Jawa–Bali. Jika seluruh ruas hingga Seksi 7 rampung, Tol Prosiwangi akan menjadi koridor vital penghubung Jawa Timur bagian timur dengan Pulau Bali.

Target Bertahap hingga Banyuwangi

Secara bertahap, pemerintah menargetkan penyelesaian hingga Situbondo pada 2028 melalui penyelesaian Seksi 1 sampai Seksi 4.

Setelah itu, pembangunan dilanjutkan hingga Banyuwangi melalui Seksi 5, 6, dan 7.

Kehadiran Tol Prosiwangi diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan tapal kuda, memangkas waktu tempuh, menekan biaya logistik, serta memperkuat konektivitas menuju Bali.

Dengan tujuh seksi yang terintegrasi, Tol Prosiwangi diproyeksikan menjadi tulang punggung baru transportasi darat di ujung timur Pulau Jawa. (*)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pembangunan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) terus menjadi sorotan.

Pemerintah memastikan proyek strategis nasional ini ditargetkan tembus hingga Situbondo pada 2028, sebelum dilanjutkan pembangunannya hingga Banyuwangi (Ketapang).

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Doddy Hanggodo menegaskan, penyelesaian Tol Prosiwangi menjadi prioritas untuk memperkuat konektivitas kawasan tapal kuda Jawa Timur.

“Tahun 2028 untuk sementara waktu sampai Situbondo dulu ya,” tegas Doddy.

Tol Prosiwangi sendiri memiliki panjang total lebih dari 176 kilometer dan terbagi menjadi tujuh seksi.

Setiap seksi memiliki peran penting dalam menyambungkan jalur dari Probolinggo hingga Banyuwangi.

Berikut daftar lengkap tujuh seksi Tol Prosiwangi:

1. Seksi 1 Gending–Kraksaan (12,88 Kilometer)

Seksi pertama ini menjadi pintu awal Tol Prosiwangi dari arah barat.

Ruas Gending–Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer sudah sempat beroperasi secara fungsional saat periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Keberadaan seksi ini sangat penting karena menjadi penghubung awal dari jaringan Tol Trans Jawa menuju wilayah tapal kuda.

2. Seksi 2 Kraksaan–Paiton (11,2 Kilometer)

Seksi kedua sepanjang 11,2 kilometer ini melanjutkan konektivitas dari Kraksaan menuju Paiton.

Bersama Seksi 1, ruas ini juga telah dibuka fungsional saat Nataru untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Ruas ini menjadi akses strategis menuju kawasan industri dan PLTU Paiton.

3. Seksi 3 Paiton–Besuki (25,6 Kilometer)

Seksi Paiton–Besuki merupakan salah satu fokus percepatan saat ini. Dengan panjang 25,6 kilometer, progres pembangunannya telah mencapai lebih dari 92 persen.