Empat Daerah di Indonesia Adopsi Inovasi Banyuwangi

0
621
Bupati Anas dan Plt Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin.

BANYUWANGI – Pemerintah Trenggalek, Halmahera, Banjar dan Kutai Kartanegara tertarik mengadopsi inovasi program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkenaan dengan peningkatan pelayanan publik dan ekonomi lokal.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Bupati Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi menjelaskan Plt Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, Bupati Halmahera Frans Manery, Plt Wali Kota Banjar Darmadji Prawirasetia, dan Plt. Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengunjungi Banyuwangi untuk keperluan itu.

“Mereka hadir di Banyuwangi sejak Selasa hingga Rabu ini. Kami telah menandatangani nota kesepahaman untuk kolaborasi pada Selasa (8/5/2018) malam,” kata Anas.

“Kenapa kami pilih ke sini? Karena Banyuwangi sudah terbukti. Bagi saya, Banyuwangi bisa dibilang pionir utama inovasi daerah,” kata Arifin yang berkeliling melihat berbagai lokasi di Banyuwangi.

Arifin mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi yang merupakan MPP pertama di Indonesia yang dikembangkan pemerintah kabupaten. Dia juga melihat program ‘Smart Kampung’ untuk pengembangan teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan publik di desa.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last