sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Warga Lingkungan Karangbaru, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi, digegerkan dengan penemuan jenazah yang mengambang di aliran Sungai Kalilo, Jumat (13/2) siang. Korban diketahui bernama Isnaini, 74, warga Kelurahan Singotrunan.
Penemuan jasad tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah anak yang sedang mandi di sungai. Saat itu, mereka melihat tubuh seorang pria dalam kondisi mengambang terbawa arus.
Sontak temuan itu membuat anak-anak berteriak dan memanggil warga sekitar. Sejumlah warga kemudian berdatangan ke lokasi untuk memastikan kondisi korban.
Kapolsek Banyuwangi AKP Hendry Christianto mengatakan, korban ditemukan mengambang sekitar pukul 14.00.
Mengingat arus sungai cukup deras usai hujan mengguyur kawasan tersebut, warga segera mengevakuasi korban ke tepi sungai.
“Tubuh korban dibawa ke pinggir sungai oleh warga dengan cara ditarik, karena kondisi arus sungai cukup deras lantaran hujan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, warga melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.
Tim Inafis Turun ke Lokasi
Petugas dari Polresta Banyuwangi melalui Tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Blambangan guna menjalani pemeriksaan medis.
Dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari pemeriksaan diketahui korban tewas akibat tenggelam. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tegas AKP Hendry.
Diduga Terpeleset
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan yang dihimpun, korban diduga kuat terpeleset saat berada di pinggir sungai. Kondisi pakaian dan tubuh korban masih utuh saat ditemukan.
Arus Sungai Kalilo yang deras akibat hujan diduga turut mempercepat tubuh korban hanyut sebelum akhirnya terlihat mengambang.
“Kuat dugaan korban terpeleset ke sungai saat berada di pinggir sungai,” imbuhnya.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Warga Lingkungan Karangbaru, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi, digegerkan dengan penemuan jenazah yang mengambang di aliran Sungai Kalilo, Jumat (13/2) siang. Korban diketahui bernama Isnaini, 74, warga Kelurahan Singotrunan.
Penemuan jasad tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah anak yang sedang mandi di sungai. Saat itu, mereka melihat tubuh seorang pria dalam kondisi mengambang terbawa arus.
Sontak temuan itu membuat anak-anak berteriak dan memanggil warga sekitar. Sejumlah warga kemudian berdatangan ke lokasi untuk memastikan kondisi korban.
Kapolsek Banyuwangi AKP Hendry Christianto mengatakan, korban ditemukan mengambang sekitar pukul 14.00.
Mengingat arus sungai cukup deras usai hujan mengguyur kawasan tersebut, warga segera mengevakuasi korban ke tepi sungai.
“Tubuh korban dibawa ke pinggir sungai oleh warga dengan cara ditarik, karena kondisi arus sungai cukup deras lantaran hujan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, warga melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.
Tim Inafis Turun ke Lokasi
Petugas dari Polresta Banyuwangi melalui Tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Blambangan guna menjalani pemeriksaan medis.
Dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari pemeriksaan diketahui korban tewas akibat tenggelam. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tegas AKP Hendry.
Diduga Terpeleset
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan yang dihimpun, korban diduga kuat terpeleset saat berada di pinggir sungai. Kondisi pakaian dan tubuh korban masih utuh saat ditemukan.
Arus Sungai Kalilo yang deras akibat hujan diduga turut mempercepat tubuh korban hanyut sebelum akhirnya terlihat mengambang.
“Kuat dugaan korban terpeleset ke sungai saat berada di pinggir sungai,” imbuhnya.








