detik.com
Kapal cepat rute Banyuwangi-Denpasar masih sepi peminat. Hal ini terlihat dari jumlah penumpang yang menggunakan armada tersebut setiap harinya. Kapal rata-rata hanya terisi 60 penumpang atau 15% dalam sekali jalan dari kapasitas maksimal mencapai 400 orang.
“Kalau dari data kami, keterisian penumpang dari masing-masing arah masih sekitar 15%,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bali, I Kadek Mudarta, kepada detikBali, Selasa (27/1/2026).
Kapal cepat Ekspres Bahari 1F milik PT Pelayaran Sakti Inti Makmur itu mulai beroperasi sejak 23 Juli 2025. Kapal hanya beroperasi sebanyak empat hari dalam sepekan, yakni Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Jadwal keberangkatan dari Pelabuhan Boom, Banyuwangi, pukul 10.00 WIB dan Pelabuhan Serangan, Denpasar, pukul 15.00 Wita.
Mudarta menegaskan belum memungkinkan melakukan penambahan armada maupun frekuensi pelayaran di tengah keterisian penumpang yang masih rendah.
Sementara harga tiket kapal belum mengalami perubahan sejak pertama kali beroperasi, yakni Rp 235 ribu untuk kelas eksekutif dan Rp 285 ribu untuk kelas VIP. Perbedaan kedua kelas ini adalah fasilitas tempat duduk.
(hsa/hsa)
Lihat lebih banyak








