Ketua PRSI Siap Letakkan Jabatan

0
512

BANYUWANGI – Adanya desakan mundur terhadap ketua cabang olahraga (cabor) yang gagal mengantarkan atlet berprestasi memang hal yang wajar. Sorotan itu dianggap sebagai  salah satu kritik yang membangun.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebab, ketua cabor dinilai bertanggung  jawab atas serangkaian  kegagalan atlet dalam meraih prestasi. Bagi ketua cabor baru, dianggap masih ada toleransi. Lain halnya dengan ketua cabor yang lama. Pucuk pimpinan cabor yang lama dianggap keterlaluan jika serangkaian kegagalan hanya dijadikan bahan koreksi tanpa  tindakan jelas.

Tapi, prestasi yang  diharapkan tidak terbukti. Meski begitu, sejumlah ketua  cabor memberikan pandangan yang berbeda terkait dengan desakan mundur dari jabatan  itu. Seperti pernyataan ketua  Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Banyuwangi, I Gede Eka Damayasa, kemarin.

Dia mengaku tidak ada masalah  jika ada orang lain yang  ingin menggantikan dirinya. Yang  pasti, jelas dia, orang tersebut  harus benar-benar memberikan  angin segar untuk kemajuan prestasi Banyuwangi. ‘’Saya dan  teman-teman saat ini sedang  mbabat alas,’’ katanya.

Loading...

Yang dimaksud dia, dirinya masih setahun ini dipercaya menjadi ketua PRSI Banyuwangi. Oleh karena  itu, kegagalan tim renang dalam  Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dua edisi terakhir tidak bisa dijadikan referensi total. ‘’Porprov 2013,  saya belum pegang PRSI,’’ bebernya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2