Kunjungi Banyuwangi, Dekranasda Kota Bandung Belajar Majukan Industri Kerajinan

0
369
Foto: banyuwangikab

BANYUWANGI – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung, Hj Siti Muntamah Oded, berkunjung ke Banyuwangi.

Dilansir dari banyuwangikab.go.id, bersama 30 tim Dekranasda setempat, isteri Walikota Bandung, H. Oded Muhammad Danial, ini ingin belajar lebih dalam kepada Dekranasda Banyuwangi bagaimana meningkatkan industri kerajinan lokal.

“Kami sangat mengapresiasi Dekranasda Banyuwangi yang menggulirkan berbagai regulasi yang telah mampu menggerakkan pengrajin daerah,” ungkap Ny. Siti.

“Dekranasda Banyuwangi, mampu mengkolaborasikan regulasi pemda dengan potensi yang ada dalam masyarakat sehingga industri kerajinan di daerah ini berkembang signifikan,” imbuhnya.

Ny. Siti mengaku, hal inilah yang menjadi alasan pihaknya datang ke Banyuwangi untuk belajar bagaimana Dekranasda Banyuwangi meningkatkan kualitas pengrajin lokal. Sehingga produknya bisa diterima pasar regional hingga manca negara.

Rombongan diterima langsung oleh Ketua Dekranasda Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas di Lounge Pemkab Banyuwangi, Senin (25/11/2019).

Tak hanya belajar, imbuh Ny. Siti, kedatangannya bersama rombongan ini juga untuk menjajaki kemungkinan kerja sama, yang diharapkan dapat membantu upaya pengembangan industri kreatif di Kota Bandung yang memiliki keterbatasan di bidang Sumber Daya Alam (SDA).

“Potensi kami banyak, hanya saja Sumber Daya Alam (SDA) nya terbatas. Kalau ada SDA yang bisa dikerjasamakan, mungkin Banyuwangi bisa memasok bahan serat ke Bandung, atau bahan baku lainnya. Jadi ada business matching,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Banyuwangi, Ny. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, menyambut hangat kunjungan rombongan Dekranasda Kota Bandung tersebut.

Ipuk mengaku, pihaknya juga membuka luas peluang kerja sama yang diajukan Dekranasda Bandung.

“Saya berharap, kunjungan Dekranasda Bandung ini bisa dijadikan ajang sharing untuk membangun daerah lewat dekranasda,” kata istri Bupati Abdullah Azwar Anas tersebut.

Baca :
Gerakan Berantas Rentenir, Bupati Ipuk: Biar Pelaku Usaha Kecil Tidur Nyenyak

“Pemkab Banyuwangi juga merasa senang apabila bisa terjalin kerja sama untuk membangkitkan industri kreatif,” tuturnya.

Ny. Ipuk menjelaskan, ada beberapa hal yang telah dilakukan Dekranasda untuk mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) maupun Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Banyuwangi untuk maju. Diantaranya menggelar berbagai pelatihan, mulai batik, kopi, hingga internet marketing untuk mendongkrak pemasaran produk via daring.

“Kami juga telah membuka SMK jurusan batik dan kopi sebagai upaya untuk menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini kepada anak-anak Banyuwangi utamanya di bidang batik dan kopi yang memang berlimpah di sini,” papar Ipuk.

Rombongan dekranasda Kota Bandung ini berada di Banyuwangi selama tiga hari, sejak Senin-Rabu (25-27/11/2019). Mereka mengunjungi sejumlah pusat pelayanan publik seperti pendopo dan lounge pemkab, mencicipi kopi khas Banyuwangi , dan mengunjungi galeri batik yang mendiplay berbagai motif batik Banyuwangi produksi sejumlah IKM lokal.

Mereka juga ke sejumlah IKM, seperti batik Gondo Arum dan Banyuwangi Creative Craft. Selain itu, juga dijadwalkan mengeksplorasi destinasi wisata. Diantaranya, Bangsring Under Water.