Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Longsor Plengsengan Gunung Gumitir Banyuwangi, BPBD Imbau Pengendara Waspada di Tikungan KM 236-750

longsor-plengsengan-gunung-gumitir-banyuwangi,-bpbd-imbau-pengendara-waspada-di-tikungan-km-236-750
Longsor Plengsengan Gunung Gumitir Banyuwangi, BPBD Imbau Pengendara Waspada di Tikungan KM 236-750

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Warga dan pengguna jalan yang melintas di jalur utama Banyuwangi–Jember, tepatnya di kawasan Gunung Gumitir, diimbau meningkatkan kewaspadaan.

Plengsengan atau dinding penahan tanah di tikungan tajam kilometer 236-750, Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, dilaporkan longsor pada Selasa (24/2) sekitar pukul 13.10.

Lokasi longsor berada di jalur nasional penghubung Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jember yang dikenal memiliki kontur jalan berkelok dan rawan kecelakaan.

Meski hingga kini belum mengganggu arus lalu lintas secara signifikan, kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan besar dan roda dua.

Hujan Deras Sejak Subuh, Struktur Plengsengan Ambrol

Agen Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Ismanto Untung, menjelaskan bahwa kawasan Gunung Gumitir diguyur hujan deras sejak subuh.

Intensitas hujan yang tinggi diduga menjadi pemicu ambrolnya dinding penahan plengsengan.

“Dinding penahan plengsengan utama ambrol, kemungkinan akibat hujan deras dan konstruksinya sudah rapuh,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Begitu menerima laporan dari warga, Ismanto bersama tim langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen. Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan area longsor memiliki luasan sekitar 2 x 3 meter.

“Longsornya mengancam badan jalan raya di tikungan. Kondisinya sangat membahayakan,” ungkapnya.

Menurutnya, posisi titik longsor yang berada di tikungan tajam membuat potensi risiko semakin tinggi.

Apalagi, jalur tersebut kerap dilalui kendaraan logistik dan bus antarkota dengan volume cukup padat.

Arus Lalu Lintas Masih Normal, Polisi Siaga

Sementara itu, Kanitlantas Polsek Kalibaru Aipda Aries Prasetyanto memastikan bahwa hingga saat ini arus lalu lintas di jalur Gumitir masih dapat dilalui dari dua arah.


Page 2


Page 3

Namun, pihaknya tetap menyiagakan personel di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami beri pembatas seadanya dulu,” ujarnya.

Petugas kepolisian bersama relawan tampak berjaga di sekitar titik longsor.

Selain memberikan tanda pembatas darurat, anggota kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan.

“Ini rawan macet. Longsoran juga berpotensi melebar,” tegas Aries.

Ia mengingatkan pengendara agar mengurangi kecepatan saat melintasi tikungan kilometer 236-750 dan tidak berhenti terlalu lama di sekitar lokasi longsor.

Terpal Dipasang, Cegah Kerusakan Meluas

Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Jawa Timur bersama kepolisian dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Timur melakukan pemasangan terpal di area plengsengan yang ambrol.

Upaya tersebut bertujuan untuk mengurangi resapan air hujan yang dapat memperparah kerusakan.

“Kami tutup menggunakan terpal agar tidak merembes dan mencegah kerusakannya merembet,” pungkas Aries.

Pemasangan terpal menjadi solusi sementara sembari menunggu penanganan teknis lebih lanjut dari instansi terkait.

Mengingat struktur plengsengan yang sudah rapuh, diperlukan evaluasi konstruksi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Jalur Strategis Banyuwangi–Jember Rawan Longsor

Kawasan Gunung Gumitir dikenal sebagai jalur strategis yang menghubungkan wilayah tapal kuda Jawa Timur bagian timur.

Kontur pegunungan dengan kemiringan tajam dan curah hujan tinggi menjadikan area ini rawan longsor, terutama saat musim penghujan.