Mahasiswa Bajak Tangki BBM

0
452
DEMO: Massa sandera truk tangki BBM dari Jl. Brawijaya hingga Karangente, kemarin (atas). Mahasiswa berdemo di Karangente.
Demonstrasi Massa PMII Sempat Ricuh


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Sedikitnya 100 aktivis mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Banyuwangi menggelar aksi turun ke jalan kemarin pagi (15/3). Mereka menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Dalam aksi tersebut, para mahasiswa sempat menyandera mobil truk tangki yang memuat BBM .

Polisi yang berupaya membebaskan truk tangki sempat bentrok dengan para mahasiswa yang menyandera mobil pengangkut BBM premium tersebut. Petugas sempat mendorong para mahasiswa agar menjauh dari truk tangki besar itu. Namun, sejumlah aktivis PMII melawan dengan cara menendang polisi.

“Jangan biarkan truk tangki berjalan,” teriak salah satu mahasiswa. Aksi yang dilakukan aktivis PMII Cabang Banyuwangi itu berlangsung mulai pukul 09.00. Dengan mengendarai sepeda motor, mereka meluncur ke Mapolres Banyuwangi. Pada saat itu, di kantor polisi sedang ada pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpinda) Kabupaten Banyuwangi.

“Menaikkan BBM hanya menyengsarakan rakyat,” teriak seorang mahasiswa melalui alat pengeras suara. Saat berada di mapolres, Bupati Abdullah Azwar Anas yang kebetulan ikut dalam pertemuan Forpinda menemui mahasiswa. Sayangnya, Bupati Anas tak mau menjawab ketika ditanya mahasiswa terkait sikap terhadap rencana kenaikan harga BBM.

“Akan kami sampaikan penolakan ini kepada pemerintah pusat,” jawab Anas singkat. Tidak puas dengan jawaban yang diberikan bupati, mahasiswa melanjutkan aksinya menuju monumen patung kuda di simpang empat Karangente. Saat massa akan berjalan, tiba-tiba meluncur truk tangki BBM dari arah utara.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last