ngopibareng.id
Mayoritas wisatawan yang berwisata ke Banyuwangi memanfaatkan moda transportasi kereta api (KA). Data PT KAI Daop 9 Jember, Banyuwangi sebagai wilayah dengan jumlah penumpang kereta api tertinggi selama masa angkutan Nataru.
Manager Hukum Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan, berdasarkan klasifikasi kabupatan dan kota, Kabupaten Banyuwangi merupakan yang tertinggi untuk penumpang yang turun maupun yang berangkat dari wilayah Daop 9 Jember.
“Terdapat sebanyak 207.586 penumpang atau 49 persen dari jumlah kumulatif penumpang berangkat dan turun selama angkutan Nataru,” jelasnya, Selasa, 6 Januari 2025.
Secara keseluruhan, menurutnya, KAI Daop 9 Jember melayani penumpang berangkat dan tiba sebanyak 416.945 orang.
Stasiun Banyuwangi Kota, menurutnya menjadi Stasiun yang paling banyak menjadi pilihan untuk berangkat dan turun. Jumlah penumpang naik dan turun mencapai sekitar 62.744 orang, Stasiun Ketapang 53.646 orang dan Stasiun Kali Setail sebanyak 39.683 orang.
“Stasiun Kali Setail ini merupakan stasiun kecil, namun potensinya sangat luar biasa. Bahkan penumpangnya mengungguli Stasiun Rogojampi,” terangnya.
Dijelaskannya, tingginya penumpang KA di Banyuwangi dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya jumlah stasiun yang melayani naik turun penumpang cukup banyak, yakni sekitar enam stasiun.
Selain itu, jumlah perjalanan KA menuju Banyuwangi juga terus bertambah. Saat ini terdapat KA Ijen Ekspres, perpanjangan relasi KA Blambangan Ekspres, KA Mutiara Timur reguler, serta KA Mutiara Timur tambahan yang beroperasi fakultatif selama Nataru.
Total perjalanan KA selama Nataru ada 26 perjalanan, terdiri dari 24 reguler dan 2 KA tambahan. Sekitar 80 persen perjalanan KA di Daop 9 Jember memiliki tujuan akhir atau awal di Banyuwangi, kecuali KA Ranggajati dan KA Pandalungan.
Baca Juga
Faktor lainnya adalah pariwisata Banyuwangi yang sudah sangat dikenal luas. Cahyo menyebut, Banyuwangi mempunyai potensi pariwisata yang cukup tinggi.
“Sehingga penumpang dapat mengakses Kabupaten Banyuwangi dengan layanan transpotasi kereta api,” tegasnya.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bersyukur minat masyarakat menggunakan kereta api menuju Banyuwangi selama libur Nataru cukup tinggi. Ini menunjukkan wisatawan merasa nyaman berkunjung ke Banyuwangi.
“Akses transportasi yang semakin baik berperan penting dalam mendukung sektor pariwisata dan pergerakan ekonomi daerah,” ujarnya.
Like








