Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Pulau Bedil, Magnet Baru Wisata Banyuwangi: Dikunjungi Ribuan Wisatawan Selama Nataru

pulau-bedil,-magnet-baru-wisata-banyuwangi:-dikunjungi-ribuan-wisatawan-selama-nataru
Pulau Bedil, Magnet Baru Wisata Banyuwangi: Dikunjungi Ribuan Wisatawan Selama Nataru

ngopibareng.id

Banyuwangi Rabu, 31 Desember 2025 14:57 WIB

Keindahan Banyuwangi membawa daerah di ujung timur Pulau Jawa ini menjadi jujugan wisatawan. Salah satu destinasi wisata yang kini menjadi magnet adalah Pulau Mbedil. Selama libur Natal dan tahun baru (Nataru) ini saja, ribuan orang mengunjungi destinasi yang berada di kawasan pantai selatan Banyuwangi tersebut.

Destinasi yang dikenal dengan sebutan Pulau Bedil ini terletak di perairan Pancer, tepatnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Kawasan ini menyajikan panorama bahari indah. Keberadaan pulau-pulau kecil yang saling berdekatan, memberikan pemandangan yang tak terlupakan.

Keindahan Pulau Bedil semakin lengkap dengan keberadaan Green Island, Puncak Kemuning dan Jungle Island, yang merupakan deretan spot favorit di sekitar Pulau Bedil. Dari lokasi ini gugusan pulau kecil di tengah laut terlihat sangat menawan dengan formasi yang estetik.

Wisatawan yang sudah menikmati keindahan Pulau Bedil menyebutnya sebagai Raja Ampat-nya Banyuwangi. Sebab banyak kemiripan antara gugusan di sekitar Pulau Bedil memiliki banyak kesamaan dengan wisata yang ada di Papua itu.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Taufik Rohman, mengatakan, pada libur Nataru 2025, kunjungan wisatawan dari luar daerah meningkat signifikan. Sejak 24 hingga 31 Desember 2025, sebanyak 3.397 pengunjung telah menyeberang untuk menikmati keindahan pulau ini.

Taufik menyebut, pengunjung dimanjakan dengan panorama dari ketinggian, kejernihan air laut yang memiliki gradasi warna hijau toska hingga biru tua. Beningnya air laut seakan mengundang siapa saja untuk segera berenang.

“Laguna di sekitar pulau cenderung tenang, sehingga sangat aman bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi berenang di alam terbuka yang masih sangat alami” jelasnya.

Untuk menuju destinasi ini, wisatawan harus menuju titik keberangkatan di Pantai Mustika, Pancer, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Perjalanan darat dari pusat Kota Banyuwangi menuju Pantai Mustika sendiri memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan.

Dari Pantai Mustika, petualangan yang sesungguhnya dimulai dengan menyeberang menggunakan perahu tradisional milik nelayan setempat. Selama penyeberangan, wisatawan akan disuguhi pemandangan tebing-tebing karang yang kokoh dan deburan ombak khas pantai selatan.

Baca Juga

Perjalanan singkat di atas perahu ini menjadi pembuka yang manis sebelum akhirnya menginjakkan kaki di pasir putih Pulau Bedil. Wisatawan mancanegara pun mulai melirik destinasi hidden gem ini sebagai alternatif selain Bali.

Sebagai penutup perjalanan, para pelancong bisa memanjakan lidah dengan hidangan seafood segar di Pantai Mustika. Kuliner yang lezat dan pemandangan matahari terbenam menjadi akhir yang sempurna bagi petualangan tak terlupakan di selatan Banyuwangi.

“Berbagai restoran di pinggir pantai menyajikan sajian aneka ikan segar hingga lobster langsung dari nelayan,” pungkasnya.

Like