Minta Penangguhan Pengiriman Samsul

0
788

mintaBANYUWANGI – Kondisi mantan Bupati Banyuwangi Samsul Hadi yang memburuk mengundang keprihatinan dari organisasi kemasyarakatan (ormas) Banyuwangi Centre (BC).Karena itu, ormas tersebut meminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhum HAM) menangguhkan pemindahan terpidana kasus korupsi pengadaan lahan lapter itu dari Lapas Banyuwangi ke Lapas Sukamiskin, Bandung.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Setelah acara deklarasi di Hotel Berlian Abadi, ormas yang dipimpin H Ali Sudarji mengunjungi mantan bupati yang sedang dirawat di RSUD Blambangan tersebut. “Kami sangat prihatin dengan kondisi Bapak Samsul Hadi,” cetus Ali Sudarji kemarin (20/1). Menurut Sudarji, kondisi sakitnya Samsul ternyata cukup serius Sehingga, rasanya tidak mungkin untuk dilayar ke LP Sukamiskin, Bandung. “Kita akan minta penundaan pengiriman ke Bandung,” kata tokoh masyarakat asal Kelurahan Karangrejo itu.

Permintaan penundaan pengiriman Samsul Hadi ke LP Sukamiskin ini, jelas Sudarji, akan disampaikan langsung ke Kemenhum HAM melalui surat. “Kita akan segera kirim surat (ke Kemenhum HAM), agar Pak Samsul tidak lekas dikirim ke Bandung,” ujarnya. Sudarji menyebut, BC merupakan ormas yang akan membantu aparat penegak hukum dalam penegakan supremasi hukum dan pemberantasan korupsi. Sikapnya pada Samsul Hadi ini, bukan berarti berpihak pada koruptor. “Ini masalah kemanusiaan,” sebutnya. Sudarji mengaku tidak akan menghalangi jika mantan bupati itu dilayar ke LP Sukamiskin.

Tapi karena kondisinya yang sakit serius, pihaknya minta pemindahan hukuman dilakukan setelah sembuh dari sakit. “Selama masih sakit, biar dirawat di Banyuwangi,” harapnya. Sementara itu, deklarasi ormas BC berlangsung semarak di Hotel Berlian Abadi kemarin. Sejumlah tokoh masyarakat dan forum pimpinan daerah (Forpimda) Banyuwangi pagi itu. “Ini (ormas BC) untuk membantu masyarakat,” cetus ketua panitia deklarasi FX Fafan Luica.(radar)

Baca :
Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 1,5 Miliar Digagalkan