Pasokan Air Melimpah, Produktivitas Padi Tetap Tinggi

0
388

OLEHSARI – Pasokan air yang melimpah ternyata membawa dampak positif bagi pertanian warga Desa Olehsari, Kecamatan Glagah. Bayangkan saja, saat kemarau panjang seperti saat ini, lahan pertanian di desa tersebut tidak kekurangan air. Tentu saja, hal itu berdampak rendahnya potensi gagal panen (puso).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pantauan wartawan koran ini kemarin (1/10), menyebutkan sebagian besar persawahan yang berlokasi di wilayah timur Desa Olehsari tetap ditanami padi. Padahal, seperti diketahui, saat ini para petani di daerah lain tidak lagi menanam tanaman penghasil bahan mekanan pokok tersebut lantaran sawahnya tidak mendapat pasokan air yang cukup.

Belakangan diketahui, selain karena di sekitar Desa Olehsari banyak terdapat sumber air, melimpahnya pasokan air di desa tersebut juga disebabkan baiknya  kondisi saluran irigasi. Saluran irigasi tersebut sudah diplesterisasi. Sehingga aliran air semakin lancar dan tidak banyak terbuang akibatnya banyaknya kebocoran.

Loading...

Sunar, 50, seorang petani setempat mengatakan, meskipun saat ini Desa Olehsari dilanda kemarau panjang, tetapi banyak petani di desa tersebut, terutama mereka yang memiliki lahan di bagian timur Desa Olehsari, memilih menanam padi. “Padi bisa ditanam di daerah ini (bagian timur Desa Olehsari) nyaris sepanjang tahun.

sebab, ketersediaan air cukup melimpah,” ujarnya. Sunar mencontohkan, saat sebagian besar tanaman padi di daerah lain mengalami penurunan produktivitas akibat kekurangan pasokan air, nyatanya produktivitas padi yang ditanam petani setempat tetap tinggi. “Sepetak sawah seluas sekitar 0,5 hektare masih sanggup menghasilkan panenan sebanyak 2 ton,” pungkasnya. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2