Banyuwangi, Jurnalnews.com – Buma Competition Week 2026 (BCW”26) Se-Jatim dan Bali menggelar 6 lomba yakni MIPA, IPS, English, Festival Anak Sholeh, Menggambar Poster dan Baca Puisi yang tebar golden tiket bagi jawara 1 – harapan 2 untuk otomatis diterima di sekolah unggulan SMP Bustanul Makmur Genteng sebagai angkatan ke-24 masa tahun ajaran 2026-2027.
BCW’ yang digeber 31 Januari-3 Februari 2026 itu sebagai ajang Olimpiade buat pelajar SD/MI itu diikuti lebih 500 peserta. Memang kompetisi yang sudah jelang 2 dasawarsa ini menjadi ajang bergengsi dan barometer lomba berjenjang seperti OSN, Porseni maupun yang digelar oleh dinas. Hingga banyak juara di BCW juga juara di lomba lain serta lomba di lomba martabat lainnya juga raih trophy dan uang pembinaan di BCW.
Kepala SMP Bustanul Makmur H. Imamudin, M. Pd. ungkapkan BCW merupakan event tahunan yang tak sekedar rutinitas, tapi bagian evaluasi diri sekolah yang bermotto berbudi dan berprestasi ini, wirausaha anak didik serta pengembangan MGMPS.
“Kami juga ada tim lomba intern dan eksteran , kawah candradimuka dan juga penegakan disiplin berkarakter yang dipadukan dengan budaya dan qonun tata tertib pondok yang diasuh oleh KH Robitul Haq, ” ungkap alumni Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo yang kini juga jadi pengasuh di Pondok di Sempu ini.
Setahun terakhir ini antara lain juara 2 nasional OSN meraih perak dan 2 anak yakni Istiqlal Syukri Ahmad dan Raeesa Tazkiya Zahra jawara Festival Bahasa Ibu Osing yang Hardiknas 2 Mei 2026 akan bertemu utusan 19 provinsi se Nusantara di Monas dan TMII dijamu Balai Bahasa Jawa Timur dan Menteri Pendidikan.
Pagu SMP Bustanul Makmur 192 saat ini 105 yang daftar ulang pada SPMB tahap 1 dan 2 . Harapannya pemenang BCW’26 ada yang langsung daftar. Dan SMP Bustanul Makmur selain jalur prestasi akademik dan non akademik, cara masuknya tak ada zonasi domisili seperti SMP Negeri. Hingga yang dari Bali atau jabar ada yang sekolah sambil mondok. Kok tak tinggal di asrama diniyah juga tak apa bagi yang tinggal di seputaran Genteng-Sempu-Tegalsari-Gambiran.
Selama BCW juga digelar pameran lukisan,kriya dan prakarya serta bazar per
Kelas. Siswa kelas 9, Arung Samudra semangat berjualan menawarkan ke peserta dan keluarga atau guru.
“Saya suka makan dan jajan, jadi asyik saja ajak orang beli. Dan kekompakan teman jadi semangat dan berkesan di sekolah Buma. Kegiatan educamp dan safari ke sekolah Lanjutan menarik sekali, ” terang anak Setail ini.
Sedang Axelle kelas 7 mengaku seru menyiapkan dagangan hingga pasarkan. Sadarkan sulitnya orangtua membiayai pendidikan anak.
Jamaludin, M. Pd. wali kelas 9 E.. ungkapkan H-7. per kelas bentuk panitia. Siapa Kasir, Marketing.. Belanja.. Piket dan atau tehnis tiap harinyam.Semua anak punya peran dan saling sinergi jadi supertim.(Bung Aguk/MC/JN)






