Peluang Bisnis Kembang Maulud Jelang Peringatan Maulid Nabi SAW

0
3888

maulidSetiap bulan Rabiul Awal, masyarakat Banyuwangi pasti tak bisa lepas dengan budaya endhog-endhogan. Tradisi menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW yang digelar tiap tahun itu rasanya kurang afdhol jika tidak disertai pawai telur hias. Kini, hiasan telur itu menjadi ladang bisnis menggiurkan bagi tangantangan kreatif.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

TIDAK dapat dimungkiri, kembang maulud selalu menjadi primadona masyarakat Banyuwangi setiap menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Apalagi, nyaris se tiap daerah di seantero Bumi Blambangan menggelar pawai endog-endogan keliling kampung untuk memeriahkan peringatan kelahiran Rasulullah itu. Peluang usaha yang cukup menjanjikan itu di sadari betul oleh Halili, 40, warga Lingkungan Karangbaru, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi. Sejak lima bulan terakhir, dia sibuk mengkreasi kembang maulud aneka bentuk untuk dipasarkan menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad.

Loading...

Bahkan, Halili meninggalkan pekerjaannya se bagai penjual pakaian di kawasan Pasar Banyuwangi sejak beberapa pekan terakhir. Alasannya, dia ingin total mempersiapkan kembang maulud yang dia nilai memiliki prospek pemasaran yang lebih baik. “Tahun ini saya memproduksi 50 ribu unit kembang maulud. Saya optimistis semua habis terjual,” ujarnya. Halili mengungkapkan, untuk mengkreasi 50 ribu unit kembang maulud, dia mempekerjakan enam tetangganya. Mereka dibayar borongan sebesar Rp 30 ribu perseribu unit. “Para tetangga itu hanya bertugas mengelem Sedangkan proses pemotongan kertas, meraut bambu, dan lain-lain, saya kerjakan sendiri,” paparnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2