Terima Seabrek Penghargaan

0
333

USAHA keras H. Mochamad Suyadi dalam mengembangkan batik dengan motif khas Banyuwangi, mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Banyak penghargaan telah diterimanya, mulai tingkat lokal Pemkab Banyuwangi hingga
internasional.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pada tahun 2011, Bupati Abdullah Azwar Anas memberi anugerah sebagai pelopor batik Banyuwangi. Penghargaan itu dianggap sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah, yang peduli terhadap penggiat batik. “Ini artinya pemerintah sangat peduli dengan batik,” cetus Suyadi.

Pria yang biasa disapa Yadi itu mengakui bahwa batik mendapat perhatian serius pada masa pemerintahan Bupati Anas ini. Hal itu dibuktikan dengan digelarnya lomba batik, mulai tingkat pelajar hingga umum. “Untuk lebih mengenalkan batik Banyuwangi, saya kira cukup bagus, bila nanti ada pemecahan rekor MURI,” harapnya.

Loading...

Yadi mengaku, selama ini telah berjuang untuk mempromosikan batik khas Bumi Blambangan. Berbagai lomba tingkat lokal dan internasional sudah diikuti dan kreasi batiknya mampu bersaing. “Batik khas Banyuwangi telah go international,” tandasnya.

Dengan bangga Yadi menyebut, pada tahun 1991 dirinya menyabet juara internasional di Jerman untuk kategori motif terlaris. Dalam lomba sejagat itu, dia menampilkan adalah batik motif khas Banyuwangi. “Ini prestasi yang sangat membanggakan,” kenangnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2