Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Penumpang Naik 10 Persen, Menhub Dorong Peningkatan Layanan Kereta Api di Yogyakarta

penumpang-naik-10-persen,-menhub-dorong-peningkatan-layanan-kereta-api-di-yogyakarta
Penumpang Naik 10 Persen, Menhub Dorong Peningkatan Layanan Kereta Api di Yogyakarta

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melakukan peninjauan layanan kereta api di Yogyakarta untuk memastikan kesiapan arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 berjalan aman, lancar, serta optimal dalam melayani masyarakat.

Kunjungan tersebut dilakukan di Stasiun Yogyakarta, Kamis, sebagai bagian dari pengawasan langsung terhadap penyelenggaraan angkutan Nataru.

Dalam peninjauan itu, Menhub menyampaikan apresiasinya atas meningkatnya jumlah penumpang kereta api di wilayah Yogyakarta.

Namun demikian, ia menekankan bahwa peningkatan volume penumpang harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang lebih baik, khususnya pada periode arus balik.

“Terjadi peningkatan traffic dan jumlah penumpang di Yogyakarta. Namun, peningkatan tersebut harus diikuti dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, terutama saat arus balik Nataru,” ujar Menhub Dudy saat mengecek arus penumpang.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Nataru 2026, Penumpang Kereta dari Stasiun Kalisetail Diprediksi Tembus 1.100 Orang

Penumpang Kereta Api Daop 6 Yogyakarta Naik 10 Persen

Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, jumlah penumpang selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 mengalami peningkatan signifikan.

Hingga 1 Januari 2026, tercatat total penumpang mencapai 931.806 orang.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat 844.959 penumpang.

Menhub menegaskan bahwa tren positif ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan perkeretaapian.

Baca Juga: Masalah Besar Liverpool Belum Terpecahkan: Hasil Imbang Lawan Leeds Jadi Alarm Dini untuk Arne Slot

Dorong Peningkatan Fasilitas dan Keamanan Stasiun

Menhub Dudy meminta seluruh pemangku kepentingan perkeretaapian untuk bersiaga penuh dalam menghadapi arus balik Nataru.

Ia menekankan pentingnya penambahan fasilitas penunjang di stasiun, seperti pendingin ruangan di ruang tunggu, serta penambahan petugas keamanan.

Langkah tersebut dinilai krusial untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang, terutama anak-anak, mengingat tingginya mobilitas masyarakat di area stasiun dan jalur kereta api.


Page 2

“Meningkatnya layanan tidak hanya membuat penumpang merasa nyaman, tetapi juga aman selama berada di area stasiun,” tegasnya.

Baca Juga: Lens Siap Tancap Gas di 2026! Prediksi Toulouse vs Lens: Les Sang et Or Bidik Jarak Aman dari PSG

Antisipasi Cuaca dan Persiapan Angkutan Lebaran

Selain fokus pada arus balik Nataru, Menhub juga mengingatkan pentingnya antisipasi terhadap faktor cuaca dan keselamatan lintasan kereta api.

Menurutnya, kewaspadaan tidak boleh menurun karena setelah Nataru, sektor transportasi akan segera memasuki masa persiapan angkutan Lebaran.

Ia menekankan bahwa waktu persiapan relatif singkat, sehingga seluruh aspek operasional harus dipersiapkan secara matang sejak dini.

“Jangan lengah. Setelah Nataru, kita akan segera memasuki bulan puasa dan angkutan Lebaran. Semua harus dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga: Liverpool Mandul di Anfield! Blunder Fatal Hugo Ekitike Bikin The Reds Gagal Menjauh dari Rival Empat Besar

Lanjutkan Peninjauan ke Bandara dan Kereta Bandara

Usai meninjau Stasiun Yogyakarta, Menhub Dudy melanjutkan kunjungan dengan melakukan pengecekan layanan Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Ia bersama rombongan menuju bandara dengan menggunakan Kereta Api Bandara YIA.

Sebelumnya, pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025), Menhub juga telah meninjau pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun Baru di Bandara Juanda, Surabaya, sebagai bagian dari pengawasan menyeluruh sektor transportasi nasional selama masa libur panjang.


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melakukan peninjauan layanan kereta api di Yogyakarta untuk memastikan kesiapan arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 berjalan aman, lancar, serta optimal dalam melayani masyarakat.

Kunjungan tersebut dilakukan di Stasiun Yogyakarta, Kamis, sebagai bagian dari pengawasan langsung terhadap penyelenggaraan angkutan Nataru.

Dalam peninjauan itu, Menhub menyampaikan apresiasinya atas meningkatnya jumlah penumpang kereta api di wilayah Yogyakarta.

Namun demikian, ia menekankan bahwa peningkatan volume penumpang harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang lebih baik, khususnya pada periode arus balik.

“Terjadi peningkatan traffic dan jumlah penumpang di Yogyakarta. Namun, peningkatan tersebut harus diikuti dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, terutama saat arus balik Nataru,” ujar Menhub Dudy saat mengecek arus penumpang.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Nataru 2026, Penumpang Kereta dari Stasiun Kalisetail Diprediksi Tembus 1.100 Orang

Penumpang Kereta Api Daop 6 Yogyakarta Naik 10 Persen

Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, jumlah penumpang selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 mengalami peningkatan signifikan.

Hingga 1 Januari 2026, tercatat total penumpang mencapai 931.806 orang.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat 844.959 penumpang.

Menhub menegaskan bahwa tren positif ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan perkeretaapian.

Baca Juga: Masalah Besar Liverpool Belum Terpecahkan: Hasil Imbang Lawan Leeds Jadi Alarm Dini untuk Arne Slot

Dorong Peningkatan Fasilitas dan Keamanan Stasiun

Menhub Dudy meminta seluruh pemangku kepentingan perkeretaapian untuk bersiaga penuh dalam menghadapi arus balik Nataru.

Ia menekankan pentingnya penambahan fasilitas penunjang di stasiun, seperti pendingin ruangan di ruang tunggu, serta penambahan petugas keamanan.

Langkah tersebut dinilai krusial untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang, terutama anak-anak, mengingat tingginya mobilitas masyarakat di area stasiun dan jalur kereta api.