sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Puncak arus balik pada Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 diprediksi berlangsung Jumat hari ini (2/1).
Meski demikian, tren peningkatan okupansi penumpang kereta api (KA) yang berangkat dari Stasiun Kalisetail, Desa/Kecamatan Sempu sudah terlihat, Kamis (1/1).
Kepala Stasiun Kalisetail Ibnu Afandi menjelaskan, okupansi penumpang yang naik dari setasiun yang menjadi jujugan warga Banyuwangi wilayah selatan ini masih tinggi pada akhir libur Nataru kali ini.
“Rata-rata masih di angka 1.000 orang yang naik dari stasiun ini. Jumlah yang turun juga tidak jauh berbeda,” ujarnya.
Di hari biasa, okupansi penumpang yang naik dari Stasiun Kalisetail rata-rata di kisaran 600-800 orang.
Tapi di akhir momen Nataru ini, jumlah penumpang terkerek menjadi 1.000 orang per hari.
“Kalau dilihat dari data tren tahun-tahun sebelumnya, jumlah tertinggi penumpang naik pada H+1 Nataru, itu artinya besok (hari ini),” tutur Ibnu.
Hal itu diperkuat dengan mulai masuknya siswa sekolah pada hari kedua tahun 2026 atau hari ini (2/1).
Menurut Ibnu, jumlah penumpang yang pergi dari Stasiun Kalisetail akan terpecah di dua hari, yakni pada kemarin dan hari ini.
“Mengacu data hari ini (kemarin), kemungkinan besok (hari ini) masih ada lonjakan,” katanya.
Ibnu menyebut, di tahun-tahun sebelumnya jumlah penumpang kereta api yang naik di Stasiun Kalisetail pada H-2 tahun baru rata-rata 900-an penumpang.
“Tahun ini kemungkinan besar juga sama. Prediksi kami puncaknya lebih dari 1.100 orang,” cetusnya.
Ibnu mengungkapkan, secara keseluruhan okupansi penumpang mengalami lonjakan dari tahun sebelumnya.
Beruntung, peningkatan jumlah penumpang tersebut dibarengi dengan rampungnya pembangunan lahan parkir Stasiun Kalisetail.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Puncak arus balik pada Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 diprediksi berlangsung Jumat hari ini (2/1).
Meski demikian, tren peningkatan okupansi penumpang kereta api (KA) yang berangkat dari Stasiun Kalisetail, Desa/Kecamatan Sempu sudah terlihat, Kamis (1/1).
Kepala Stasiun Kalisetail Ibnu Afandi menjelaskan, okupansi penumpang yang naik dari setasiun yang menjadi jujugan warga Banyuwangi wilayah selatan ini masih tinggi pada akhir libur Nataru kali ini.
“Rata-rata masih di angka 1.000 orang yang naik dari stasiun ini. Jumlah yang turun juga tidak jauh berbeda,” ujarnya.
Di hari biasa, okupansi penumpang yang naik dari Stasiun Kalisetail rata-rata di kisaran 600-800 orang.
Tapi di akhir momen Nataru ini, jumlah penumpang terkerek menjadi 1.000 orang per hari.
“Kalau dilihat dari data tren tahun-tahun sebelumnya, jumlah tertinggi penumpang naik pada H+1 Nataru, itu artinya besok (hari ini),” tutur Ibnu.
Hal itu diperkuat dengan mulai masuknya siswa sekolah pada hari kedua tahun 2026 atau hari ini (2/1).
Menurut Ibnu, jumlah penumpang yang pergi dari Stasiun Kalisetail akan terpecah di dua hari, yakni pada kemarin dan hari ini.
“Mengacu data hari ini (kemarin), kemungkinan besok (hari ini) masih ada lonjakan,” katanya.
Ibnu menyebut, di tahun-tahun sebelumnya jumlah penumpang kereta api yang naik di Stasiun Kalisetail pada H-2 tahun baru rata-rata 900-an penumpang.
“Tahun ini kemungkinan besar juga sama. Prediksi kami puncaknya lebih dari 1.100 orang,” cetusnya.
Ibnu mengungkapkan, secara keseluruhan okupansi penumpang mengalami lonjakan dari tahun sebelumnya.
Beruntung, peningkatan jumlah penumpang tersebut dibarengi dengan rampungnya pembangunan lahan parkir Stasiun Kalisetail.







