detik.com
Tampuk kepemimpinan Bank Indonesia (BI) Jember berganti. Bila sebelumnya BI Jember dipimpin Gunawan, saat ini kepemimpinan ada di tangan Iqbal Reza Nugraha. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir dalam pengukuhan Kepala BI Jember dan menyampaikan kesiapan Banyuwangi menggenjot ekonomi bersama BI Jember.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan Banyuwangi secara konsisten telah berkolaborasi dan mendukung berbagai upaya guna mencapai tujuan ekosistem ekonomi yang sehat bersama BI Jember. BI menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung kinerja penguatan ekonomi dan pengendalian harga untuk menekan inflasi.
Karena itulah, dalam rangkaian upacara pengukuhan di Kantor BI Jember, Senin (5/1) Ipuk kembali menegaskan bahwa Pemkab Banyuwangi selalu siap mendukung seluruh program-program BI dan berharap kolaborasi dan kerja sama yang telah terjalin selama ini bisa dipertahankan bahkan semakin ditingkatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Selamat kepada Pak Iqbal Reza dan terima kasih kepada Pak Gunawan,” ungkap Ipuk, Selasa (5/1/2026). “Kantor Bank Indonesia Jember telah memberikan banyak pendampingan, pelatihan, hingga fasilitasi bagi UMKM dan pelaku usaha di Banyuwangi. Kami sangat berterima kasih atas peran BI.”
Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa Iqbal sudah memiliki banyak pengalaman di Jawa Timur sehingga dipilih menjadi Kepala Perwakilan BI yang wilayah kerjanya berada di 5 kabupaten tapal kuda. Sebelumnya Iqbal merupakan Kepala Divisi Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur.
“Kami juga menyampaikan terima kasih atas kinerja dan dedikasi Pak Gunawan yang luar biasa telah bersama pemerintah daerah di 5 kabupaten menjaga moneter dan ekonomi daerah,” ujar Perry.
Perry mengatakan kantor perwakilan Bank Indonesia di daerah merupakan mitra pemerintah daerah untuk memajukan ekonomi daerah. Ada lima peran pokok BI untuk mewujudkan itu. Pertama pengendalian harga, dimana BI bersama stakeholder terkait di daerah, memiliki peran dalam mengendalikan harga untuk menjaga inflasi.
Kedua memajukan perekonomian dengan berbagai program seperti hilirisasi pertanian, mengembangkan UMKM, hingga mempromosikan daerah untuk mendatangkan investor.
“Ketiga BI melakukan percepatan digitalisasi melalui perluasan penggunaan Qris sebagai alat pembayaran hingga memfasilitasi lahirnya start up di daerah-daerah dengan pelatihan hingga akses permodalan. Keempat pengembangan ekonomi kerakyatan dimana BI memfailitasi perputaran ekonomi yang ada di desa hingga pesantren,” ungkapnya.
“Bapak Ibu Bupati bisa senantiasa berkoordinasi dan bekerjasama dengan BI untuk program-program tersebut,” imbuhnya.
Hadir dalam pengukuhan tersebut lima bupati di wilayah Sekar Kijang yang menjadi wilayah tugas Kantor BI Jember diantaranya Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Bupati Jember Fawait, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo.
(auh/dpe)








