Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Gunung Ijen hingga Djawatan Bakal Jadi Lokasi Syuting Film Nasional

gunung-ijen-hingga-djawatan-bakal-jadi-lokasi-syuting-film-nasional
Gunung Ijen hingga Djawatan Bakal Jadi Lokasi Syuting Film Nasional

detik.com

Banyuwangi

Keindahan alam Banyuwangi, mulai dari destinasi wisata, hutan dan perkebunan hijau, hingga hamparan sawah yang luas, terus menjadi daya tarik bagi industri perfilman nasional. Tahun 2026 ini, dua film nasional dijadwalkan melakukan pengambilan gambar di Banyuwangi.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Taufik Rohman mengatakan, ketertarikan rumah produksi nasional tidak lepas dari jejak sejumlah film yang sebelumnya telah mengambil lokasi syuting di Banyuwangi. Pada 2025, tercatat ada sekitar empat film nasional yang melakukan syuting di wilayah tersebut, baik sinetron maupun layar lebar.

“Tahun lalu kita ada sekitar empat film yang datanya masuk ke kami ya, artis-artis nasional seperti Natasha Wilona, Amanda Manopo dan banyak beberapa yang saya tidak hafal. Itu ada sinetron dan ada juga yang layar lebar seperti Kupu-Kupu Kertas,” ungkap Taufik, Senin (4/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Taufik menjelaskan, setiap rumah produksi yang masuk ke Banyuwangi biasanya berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kebutuhan pengambilan gambar dan lokasi syuting. Pemkab Banyuwangi, kata dia, memberikan dukungan penuh agar proses produksi berjalan lancar.

“Biasanya kita akan support terkait perijinan, menuju ke destinasi kita fasilitasi, di destinasinya juga, terkait kesenian akan kita support dan promosi film nya juga,” terangnya.

Sejumlah destinasi wisata disebut menjadi lokasi favorit untuk pengambilan gambar. Di antaranya Gunung Ijen, Hutan Djawatan, dan Taman Nasional Alas Purwo. Selain itu, hamparan sawah hijau dan area perkebunan juga kerap dipilih sebagai latar film.

“Pertama Ijen menjadi satu-satunya destinasi yang paling banyak dijadikan spot shooting, Djawatan, Pulau Merah dan Purwo. Pantai seperti Grand Watudodol, Bangsring Underwater, kebun-kebun dan persawahan. Biasanya mereka akan komunikasi terlebih dahulu dengan kita terkait kebutuhan shooting-nya dan nanti kita akan arahkan destinasi atau lokasinya,” pungkas Taufik.

Pemkab Banyuwangi berharap ke depan semakin banyak film nasional, bahkan internasional, yang memilih Banyuwangi sebagai lokasi pengambilan gambar. Selain kekayaan destinasi wisata, Banyuwangi juga memiliki beragam fasilitas penginapan, termasuk hotel berbintang, yang dapat menunjang kebutuhan produksi film dan para artis.

20D

(erm/hil)