Positif Akibat Gas Beracun

0
347
MASIH UTUH: Pohon cemara di lereng Gu- nung Ijen beberapa waktu lalu.

BANYUWANGI – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan pohon cemara di lereng Gunung Ijen yang layu positif akibat gas beracun. Gas tersebut berasal dari kawah dan tertiup angin.

Ketua Tim Penyelidikan Gunung Ijen, Sofyan Primulyana mengatakan, pohon-pohon cemara di lereng Ijen itu tidak mungkin layu begitu saja, melainkan karena keracunan gas berkali-kali.

Jadi ada prosesnya. Cemaracemara itu layu karena terakumulasi racun sejak aktivitas vulkanik Gunung Ijen meningkat. “Jadi prosesnya lama, sejak Desember tahun 2011 lalu,” ujarnya kemarin (19/3).

Sofyan menambahkan, gas beracun tersebut mengandung asam sulfat dan karbondioksida sebagaimana komposisi kimia air kawah. Namun, gas beracun itu hanya menyerang cemara di radius dua kilometer dari kawah, dan tidak menyerang tanaman lain selain cemara.

Loading...

Hal itu disebabkan pohon di sekelilingnya lebih rendah. “Bisa dilihat kondisi tanaman yang tumbuh di bawah pohon cemara, hingga kini masih hijau. Tidak terkena zat beracun,” jelasnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2