Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Progres Tol SERR Juanda–Tanjung Perak Capai 25 Persen, Jadi Tulang Punggung Ring Road Surabaya

progres-tol-serr-juanda–tanjung-perak-capai-25-persen,-jadi-tulang-punggung-ring-road-surabaya
Progres Tol SERR Juanda–Tanjung Perak Capai 25 Persen, Jadi Tulang Punggung Ring Road Surabaya

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pembangunan Jalan Tol Bandara Juanda–Tanjung Perak (Surabaya East Ring Road/SERR) terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Hingga awal 2026, progres konstruksi proyek strategis nasional ini telah mencapai 25 persen, berdasarkan data Sistem Informasi Infrastruktur Jawa Timur (Sinfra Jatim).

Tol SERR dibangun sepanjang 22,21 kilometer dan dirancang sebagai penghubung utama kawasan timur Surabaya dengan sejumlah simpul vital transportasi.

Mulai dari Bandara Internasional Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak, hingga akses menuju Jembatan Suramadu yang menjadi pintu utama ke Pulau Madura.

Keberadaan tol ini diharapkan menjadi tulang punggung baru sistem transportasi perkotaan di Jawa Timur, sekaligus memperkuat fungsi Ring Road Surabaya yang selama ini terus dikembangkan.

Perkuat Konektivitas dan Mobilitas Wilayah

Tol SERR diproyeksikan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, terutama dari dan menuju kawasan industri di Surabaya, Sidoarjo, hingga Madura.

Dengan terhubungnya tol ini ke jaringan jalan tol eksisting, arus kendaraan berat dan logistik dapat dialihkan dari jalur perkotaan padat.

“Tol ini akan menjadi jalur strategis yang mempersingkat waktu tempuh dari bandara ke pelabuhan, sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri di Madura,” tertulis dalam profil proyek Sinfra Jawa Timur.

Tak hanya itu, proyek ini juga dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan timur Jawa Timur, termasuk sektor manufaktur, perdagangan, dan jasa logistik.

Nilai Investasi Capai Rp 6,74 Triliun

Pengembangan Tol SERR digarap dengan nilai investasi sebesar Rp 6,74 triliun.

Proyek ini masuk dalam daftar proyek prioritas yang diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019, dengan kode proyek 8/A.8.

Dari sisi administrasi, proyek ini berada di bawah koordinasi Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, dengan wilayah kerja meliputi Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya.

Progres Bertahap, Fokus Konstruksi Awal

Saat ini, proyek masih berada pada tahap konstruksi awal, dengan progres fisik mencapai seperempat dari total pekerjaan.

Meski belum tersedia dokumentasi visual resmi di dashboard Sinfra Jatim, sejumlah titik lokasi proyek telah dipetakan secara digital melalui sistem informasi infrastruktur pemerintah provinsi.

Sumber: sinfra.jatimprov.go.id


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pembangunan Jalan Tol Bandara Juanda–Tanjung Perak (Surabaya East Ring Road/SERR) terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Hingga awal 2026, progres konstruksi proyek strategis nasional ini telah mencapai 25 persen, berdasarkan data Sistem Informasi Infrastruktur Jawa Timur (Sinfra Jatim).

Tol SERR dibangun sepanjang 22,21 kilometer dan dirancang sebagai penghubung utama kawasan timur Surabaya dengan sejumlah simpul vital transportasi.

Mulai dari Bandara Internasional Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak, hingga akses menuju Jembatan Suramadu yang menjadi pintu utama ke Pulau Madura.

Keberadaan tol ini diharapkan menjadi tulang punggung baru sistem transportasi perkotaan di Jawa Timur, sekaligus memperkuat fungsi Ring Road Surabaya yang selama ini terus dikembangkan.

Perkuat Konektivitas dan Mobilitas Wilayah

Tol SERR diproyeksikan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, terutama dari dan menuju kawasan industri di Surabaya, Sidoarjo, hingga Madura.

Dengan terhubungnya tol ini ke jaringan jalan tol eksisting, arus kendaraan berat dan logistik dapat dialihkan dari jalur perkotaan padat.

“Tol ini akan menjadi jalur strategis yang mempersingkat waktu tempuh dari bandara ke pelabuhan, sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri di Madura,” tertulis dalam profil proyek Sinfra Jawa Timur.

Tak hanya itu, proyek ini juga dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan timur Jawa Timur, termasuk sektor manufaktur, perdagangan, dan jasa logistik.

Nilai Investasi Capai Rp 6,74 Triliun

Pengembangan Tol SERR digarap dengan nilai investasi sebesar Rp 6,74 triliun.

Proyek ini masuk dalam daftar proyek prioritas yang diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019, dengan kode proyek 8/A.8.

Dari sisi administrasi, proyek ini berada di bawah koordinasi Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, dengan wilayah kerja meliputi Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya.

Progres Bertahap, Fokus Konstruksi Awal

Saat ini, proyek masih berada pada tahap konstruksi awal, dengan progres fisik mencapai seperempat dari total pekerjaan.

Meski belum tersedia dokumentasi visual resmi di dashboard Sinfra Jatim, sejumlah titik lokasi proyek telah dipetakan secara digital melalui sistem informasi infrastruktur pemerintah provinsi.

Sumber: sinfra.jatimprov.go.id