sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Rangkaian Safari Ramadan Pemkab Banyuwangi kembali diisi dengan aksi sosial.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bantuan tambahan modal usaha kepada Riyati, penjual gorengan di Jajag, Kecamatan Gambiran, Selasa petang (24/2).
Bantuan tersebut berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi dan diserahkan saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Hidayah Jajag.
“Semoga bantuan tambahan modal ini bisa membantu Ibu Riyati untuk mengembangkan usaha jualan gorengannya,” ujar Ipuk dalam sambutannya.
Santunan Anak Yatim dan Bantuan Sarana Ibadah
Selain bantuan modal usaha, Bupati Ipuk juga menyerahkan santunan kepada lima anak yatim yang berasal dari wilayah setempat.
Santunan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan mereka selama Ramadan hingga Lebaran mendatang.
Tak hanya itu, bantuan peralatan ibadah berupa mukena, sarung, dan sajadah juga diserahkan kepada Ketua Takmir Masjid Al Hidayah.
Sementara satu unit printer diberikan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Cluring guna mendukung administrasi dan pengelolaan zakat.
Ipuk menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil.
“Melalui Baznas, zakat yang dihimpun dari masyarakat bisa kembali dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan,” imbuhnya.
Berlanjut ke Srono, Serahkan Bantuan Pengobatan
Pada malam harinya, Safari Ramadan berlanjut ke Masjid Al Markhamah, Desa Kebaman, Kecamatan Srono. Di lokasi tersebut, Ipuk kembali menyerahkan santunan Baznas kepada lima anak yatim.
Page 2
Bantuan mukena, sarung, dan sajadah juga diberikan kepada takmir masjid setempat. Selain itu, printer disalurkan kepada UPZ Kecamatan Srono dan Kecamatan Muncar untuk menunjang pelayanan administrasi zakat.
Dalam kesempatan tersebut, Baznas juga menyerahkan bantuan operasional pengobatan kepada keluarga Sutikno, warga Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, yang tengah menjalani perawatan medis di Bali.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pengobatan dan transportasi keluarga pasien.
Beasiswa SKSS untuk Mahasiswa UBI Cluring
Ketua Baznas Banyuwangi, Dwi Yanto, menjelaskan bahwa dalam kegiatan Safari Ramadan itu, bupati juga menyerahkan beasiswa program SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) secara simbolis kepada tiga mahasiswa Universitas Bakti Indonesia (UBI) Cluring.
Ketiga mahasiswa penerima beasiswa tersebut adalah Nurul Hadi, Rosidatul Aliyah, dan Jamilatuz Zuhro.
“Beasiswa SKSS ini merupakan bantuan dari Baznas Provinsi Jawa Timur,” jelas Dwi Yanto.
Program SKSS bertujuan mendorong peningkatan akses pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu, sehingga minimal ada satu anggota keluarga yang dapat meraih gelar sarjana.
Dorong Pemberdayaan dan Pendidikan
Ipuk menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemkab Banyuwangi dan Baznas akan terus diperkuat, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
Menurutnya, bantuan tambahan modal usaha bagi pelaku UMKM kecil seperti Riyati merupakan langkah konkret agar masyarakat dapat mandiri secara ekonomi.
Sementara beasiswa dan santunan menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Safari Ramadan, lanjut Ipuk, juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan program sosial tepat sasaran.
“Ramadan ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan gotong royong. Kita ingin zakat yang dihimpun benar-benar berdampak bagi kesejahteraan warga,” pungkasnya. (sgt)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Rangkaian Safari Ramadan Pemkab Banyuwangi kembali diisi dengan aksi sosial.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bantuan tambahan modal usaha kepada Riyati, penjual gorengan di Jajag, Kecamatan Gambiran, Selasa petang (24/2).
Bantuan tersebut berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi dan diserahkan saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Hidayah Jajag.
“Semoga bantuan tambahan modal ini bisa membantu Ibu Riyati untuk mengembangkan usaha jualan gorengannya,” ujar Ipuk dalam sambutannya.
Santunan Anak Yatim dan Bantuan Sarana Ibadah
Selain bantuan modal usaha, Bupati Ipuk juga menyerahkan santunan kepada lima anak yatim yang berasal dari wilayah setempat.
Santunan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan mereka selama Ramadan hingga Lebaran mendatang.
Tak hanya itu, bantuan peralatan ibadah berupa mukena, sarung, dan sajadah juga diserahkan kepada Ketua Takmir Masjid Al Hidayah.
Sementara satu unit printer diberikan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Cluring guna mendukung administrasi dan pengelolaan zakat.
Ipuk menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil.
“Melalui Baznas, zakat yang dihimpun dari masyarakat bisa kembali dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan,” imbuhnya.
Berlanjut ke Srono, Serahkan Bantuan Pengobatan
Pada malam harinya, Safari Ramadan berlanjut ke Masjid Al Markhamah, Desa Kebaman, Kecamatan Srono. Di lokasi tersebut, Ipuk kembali menyerahkan santunan Baznas kepada lima anak yatim.







