Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Sahur on the Road Satlantas Polresta Banyuwangi, Bagi Paket Sahur Sambil Edukasi Tertib Lalu Lintas

sahur-on-the-road-satlantas-polresta-banyuwangi,-bagi-paket-sahur-sambil-edukasi-tertib-lalu-lintas
Sahur on the Road Satlantas Polresta Banyuwangi, Bagi Paket Sahur Sambil Edukasi Tertib Lalu Lintas

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program Sahur on the Road yang digelar Minggu dini hari (1/3).

Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan pembagian paket sahur kepada warga dan pengguna jalan, tetapi juga dirangkai dengan sosialisasi tertib berlalu lintas.

Program Sahur on the Road dilaksanakan di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Banyuwangi.

Petugas menyasar pengendara roda dua dan roda empat, pengemudi ojek online, tukang becak, hingga masyarakat yang masih beraktivitas menjelang waktu sahur.

WhatsApp-Image-2026-02-27-at-1526231-186

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Rudi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan keselamatan berkendara.

“Melalui program Sahur on the Road ini, kami ingin berbagi sekaligus mengedukasi. Kami tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan helm ber-SNI, mematuhi rambu lalu lintas, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta melengkapi surat-surat kendaraan,” jelasnya.

Mobilitas Dini Hari Meningkat

Rudi menuturkan, selama bulan Ramadan mobilitas masyarakat pada malam hingga dini hari cenderung meningkat.

Aktivitas sahur, ngabuburit malam, hingga kegiatan keagamaan membuat arus lalu lintas tetap ramai meski di luar jam sibuk normal.

Kondisi tersebut, lanjutnya, berpotensi meningkatkan risiko pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas apabila tidak diimbangi kesadaran pengendara.

“Karena itu diperlukan upaya preventif untuk menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Pendekatan humanis melalui kegiatan sosial seperti ini cukup efektif untuk membangun kesadaran kolektif dalam berlalu lintas,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya membagikan paket sahur, tetapi juga menyempatkan diri berdialog singkat dengan para pengendara. Imbauan disampaikan secara persuasif tanpa pendekatan represif.

Bangun Kesadaran Kolektif

Selain membantu warga yang belum sempat menyiapkan sahur, kegiatan ini juga memberikan pemahaman langsung mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.

Edukasi disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, sehingga pesan keselamatan dapat diterima dengan baik.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program Sahur on the Road yang digelar Minggu dini hari (1/3).

Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan pembagian paket sahur kepada warga dan pengguna jalan, tetapi juga dirangkai dengan sosialisasi tertib berlalu lintas.

Program Sahur on the Road dilaksanakan di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Banyuwangi.

Petugas menyasar pengendara roda dua dan roda empat, pengemudi ojek online, tukang becak, hingga masyarakat yang masih beraktivitas menjelang waktu sahur.

WhatsApp-Image-2026-02-27-at-1526231-186

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Rudi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan keselamatan berkendara.

“Melalui program Sahur on the Road ini, kami ingin berbagi sekaligus mengedukasi. Kami tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan helm ber-SNI, mematuhi rambu lalu lintas, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta melengkapi surat-surat kendaraan,” jelasnya.

Mobilitas Dini Hari Meningkat

Rudi menuturkan, selama bulan Ramadan mobilitas masyarakat pada malam hingga dini hari cenderung meningkat.

Aktivitas sahur, ngabuburit malam, hingga kegiatan keagamaan membuat arus lalu lintas tetap ramai meski di luar jam sibuk normal.

Kondisi tersebut, lanjutnya, berpotensi meningkatkan risiko pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas apabila tidak diimbangi kesadaran pengendara.

“Karena itu diperlukan upaya preventif untuk menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Pendekatan humanis melalui kegiatan sosial seperti ini cukup efektif untuk membangun kesadaran kolektif dalam berlalu lintas,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya membagikan paket sahur, tetapi juga menyempatkan diri berdialog singkat dengan para pengendara. Imbauan disampaikan secara persuasif tanpa pendekatan represif.

Bangun Kesadaran Kolektif

Selain membantu warga yang belum sempat menyiapkan sahur, kegiatan ini juga memberikan pemahaman langsung mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.

Edukasi disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, sehingga pesan keselamatan dapat diterima dengan baik.