Sidang Kasus Terbunuhnya Karyawan Bank Berujung Ricuh

0
317

Kondisi jasad korban yang terdapat luka memar di bagian perut dengan ceceran kotoran keluar dari tubuhnya, membuat kecurigaan akan usaha pemerkosaan semakin jelas.

“Nyawa harus dibayar nyawa, dia harus dihukum mati. Rizkia diinjak-injak perutnya sampai keluar itu kotorannya,” teriak kerabat korban.

Selama proses sidang, hanya beberapa keluarga korban yang diperbolehkan masuk. Sementara keluarga korban yang lain menunggu di luar ruang sidang.

Sejumlah anggota polisi bersenjata lengkap pun turut berjaga di dalam ruang sidang dan dipintu masuk ruang sidang.

“Semua keluarga meminta hukuman mati. Ini bukan kasus main-main. Ingat, ini kasus pembunuhan, bukan kasus judi. Pokoknya harus dihukum mati,” teriak mereka.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | ... | 2 |3 | 4 | Next → | Last

Baca :
Curi Kayu Jati, Warga Banyuwangi dan Surabaya Diciduk Polisi