Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Tahun Baru, Sepeda Motor Menyeberang dari Bali ke Jawa Meningkat 18 Persen

tahun-baru,-sepeda-motor-menyeberang-dari-bali-ke-jawa-meningkat-18-persen
Tahun Baru, Sepeda Motor Menyeberang dari Bali ke Jawa Meningkat 18 Persen

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Hari pertama tahun baru 2026, arus balik libur Natal dan Tahun Baru mulai bergeliat di jalur-jalur penyeberangan utama nasional.

Termasuk di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Bali.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, tren arus balik mulai menguat seiring mendekatnya akhir masa liburan serta penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA).

Namun demikian, kondisi layanan secara umum masih terkendali.

“Pergerakan arus balik memang mulai meningkat, namun seluruh sistem layanan berjalan dengan baik. Ini menunjukkan kesiapan operasional serta sinergi kuat seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat,” kata Heru, Kamis (1/1/2026).

Baca juga: Arus Balik Nataru di Bandara Juanda Mulai Meningkat, Puncak Diprediksi Akhir Pekan

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengurai arus penyeberangan dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk tercatat 22.963 orang penumpang, turun tipis 1,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Namun, total kendaraan justru meningkat menjadi 7.698 unit atau naik 8,4 persen.

Kenaikan tertinggi terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 3.760 unit atau melonjak 18,3 persen, disusul truk logistik sebanyak 1.452 unit atau tumbuh 7,2 persen.

Baca juga: Wisata Petik Buah Naga Jollong Pati Jadi Primadona Libur Nataru, Tembus 6.000 Pengunjung

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa perusahaan terus mengedepankan langkah-langkah antisipatif untuk meminimalisasi potensi kepadatan selama arus balik.

Meliputi penerapan delaying system di sejumlah titik buffer zone, skema tiba bongkar berangkat (TBB), kesiapsiagaan petugas di lapangan, serta penguatan koordinasi lintas instansi terkait.

Dari sisi operasional, ASDP mengoptimalkan pola operasi armada dengan mengoperasikan 28 kapal pada kondisi normal, dan ditingkatkan hingga 34 saat kondisi sangat padat, guna memastikan layanan tetap berjalan optimal dan terkendali.

“Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 2–3 Januari 2026. Seluruh langkah antisipatif telah disiapkan, dan kesiapsiagaan terus dijaga untuk memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jasa selama periode tersebut,” ujar Windy.

Baca juga: Tren Positif Nataru, Bandara Hang Nadim Batam Layani 173 Ribu Penumpang di Akhir Tahun 2025

Masyarakat juga diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik dengan memesan tiket sejak jauh hari melalui aplikasi Ferizy.

Pengisian data diri yang akurat dinilai penting untuk mempercepat proses layanan di pelabuhan sekaligus memastikan hak pengguna jasa tetap terpenuhi apabila terjadi kondisi tidak terduga.

Terkait faktor cuaca, Windy menambahkan bahwa ASDP terus berkoordinasi intens dengan BMKG dalam memantau perkembangan kondisi cuaca dan mengimbau pengguna jasa untuk mengedepankan aspek keselamatan selama perjalanan laut.

Baca juga: Kayutangan Heritage Jadi Primadona di Kota Malang, Kunjungan Tembus 31.000 Orang Selama Nataru

Perhatian ini terutama ditujukan bagi masyarakat yang melintasi jalur penyeberangan Jawa–Bali, mengingat potensi cuaca ekstrem masih diperkirakan berlangsung hingga awal Maret 2026.

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk selalu mencermati informasi cuaca terkini dan mempertimbangkan kembali rencana perjalanan apabila kondisi perairan tidak memungkinkan, demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” ujar dia.

Secara kumulatif, sejak H hingga H+6, total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada periode yang sama tercatat 190.283 orang, turun 2,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 196.044 orang.

Namun, total kendaraan meningkat menjadi 54.651 unit atau naik 2,3 persen dari realisasi sebelumnya 53.420 unit.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang