48 CPNS Lapas Banyuwangi Dilatih Gunakan Senpi

0
428

BANYUWANGI – 48 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan bertugas di Lapas II B Banyuwangi mulai diperkenalkan dengan sejumlah peralatan keamanan yang akan digunakan dalam bertugas. Sebelumnya, 48 CPNS tersebut dilakukan pengenalan terhadap bakal lingkungan kerjanya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Sejak diserahterimakan ke Lapas II B Banyuwangi beberapa waktu lalu, para CPNS petugas keamanan telah dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang ada di Lapas Banyuwangi,” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) II B Banyuwangi Ketut Akbar Herry Achjar.

Akbar mengatakan, 48 CPNS sebelumnya telah diperkenalkan dengan kondisi lingkungan yang ada di Lapas II B Banyuwangi, termasuk dengan beberapa infrastruktur pendukung pengawasan, seperti scanner 3-D dan closed circuit television (CCTV).

Selain pengenalan lingkungan kerja, lanjut Akbar, mereka juga diperkenalkan dengan sejumlah peralatan yang nantinya harus dipahami ketika mereka bertugas sebagai keamanan di Lapas.

Beberapa peralatan yang harus dikuasai di antaranya, cara penggunaan senjata api (Senpi) seperti magnum, bernadelli, stand gun, flash ball, gas air mata, alat kejut (setrum), alat detektor (untuk penggeledahan badan), serta peralatan huru- hara.

“Semua jenis peralatan yang ada harus benar-benar dikuasai oleh petugas keamanan di Lapas II B Banyuwangi. Meski sudah dilengkapi dengan peralatan yang canggih, tetapi yang harus dikedepankan lebih pada pendekatan persuasif dalam menciptakan situasi yang ada tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Akbar menambahkan, penambahan CPNS sebanyak 48 orang tersebut sangat membantu tugas-tugas keseharian di Lapas II B Banyuwangi yang jumlahnya sudah mencapai 855 orang, sedang daya tampung lapas ini hanya sekitar 250 orang.

“Hampir dari separo adalah napi dan tahanan dengan kasus narkoba. Sedang sisanya adalah tahanan dan napi tindak pidana umum lainnya. Dengan tambahan 48 CPNS ini, mudah-mudahan bisa meningkatkan pengawasan dan pelayanan kami,” harapnya.

Loading...