sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Akses darat antara Lampung dan Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk sementara waktu terputus.
PT Hutama Karya (Persero) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) resmi memberlakukan penutupan sementara operasional ruas Tol Terbanggibesar–Pematangpanggang–Kayuagung (Terpeka).
Penutupan dilakukan pada segmen Gerbang Tol (GT) Lambukibang Km 202+036 hingga GT Simpangpematang Km 239+907.
Kebijakan tersebut mulai berlaku Senin (9/2) pukul 15.00 WIB hingga Rabu (11/2) pukul 14.00 WIB.
Alasan Penutupan Tol Terpeka
EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Mardiansyah, menjelaskan bahwa penutupan sementara ini dilakukan dalam rangka kegiatan pemeliharaan infrastruktur jalan tol serta mendukung agenda pertahanan negara.
“Selama penutupan, akses keluar-masuk tol akan dibatasi. Pengguna jalan dari arah Palembang hanya dapat melalui GT Simpangpematang,” ujar Mardiansyah.
Sebaliknya, GT Lambukibang hanya difungsikan untuk melayani kendaraan yang menuju arah Lampung atau Pelabuhan Bakauheni.
Pengaturan Lalu Lintas Selama Penutupan
Selama periode penutupan berlangsung, Hutama Karya menerapkan pengaturan lalu lintas terbatas sebagai berikut:
- GT Lambukibang: hanya melayani kendaraan tujuan Lampung/Bakauheni
- GT Simpangpematang: hanya melayani kendaraan tujuan Palembang
Pengguna jalan yang hendak melintas dari Lampung ke Sumsel maupun sebaliknya diimbau memilih jalur alternatif untuk menghindari penumpukan kendaraan.
“Hutama Karya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengharapkan kerja sama seluruh pengguna jalan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” tegas Mardiansyah.
Imbauan Bagi Masyarakat
Masyarakat yang telah merencanakan perjalanan lintas Lampung–Sumsel diminta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan selama masa penutupan berlangsung.
Page 2
Informasi terkini terkait layanan dan operasional jalan tol dapat dipantau melalui akun resmi media sosial @hutamakaryatollroad.
Ruas Terpeka, Tol dengan Lalu Lintas Padat
Sebagai informasi, ruas Tol Terbanggibesar–Pematangpanggang–Kayuagung (Terpeka) merupakan salah satu ruas dengan volume lalu lintas tertinggi di JTTS.
Hal ini tercermin dari data Hutama Karya selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
Pada H-1 Natal, Selasa (24/12/2024), volume lalu lintas kendaraan di seluruh ruas JTTS yang dikelola Hutama Karya tercatat mencapai 129.004 kendaraan, meningkat 45 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Khusus ruas Tol Terpeka, tercatat sebanyak 17.650 kendaraan melintas dalam satu hari, atau naik 47 persen dari volume normal. Angka ini menjadikan Terpeka sebagai ruas dengan lalu lintas tertinggi di JTTS saat periode libur panjang tersebut.
Sementara itu, ruas lain juga mengalami peningkatan signifikan, antara lain:
- Tol Palembang–Prabumulih (Palindra & Inprabu): 14.526 kendaraan (naik 39 persen)
- Tol Pekanbaru–Dumai (Permai): 17.559 kendaraan (naik 28,79 persen)
- Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar: 9.795 kendaraan (naik 75,25 persen)
Keselamatan Jadi Prioritas
Selain mengumumkan penutupan tol, Hutama Karya juga kembali mengingatkan pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan, terlebih di tengah kondisi cuaca ekstrem yang kerap disertai hujan deras dan angin kencang.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, tidak mengemudi dalam keadaan mengantuk, serta memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum perjalanan. Jika lelah atau mengantuk, segera menepi dan beristirahat. Keselamatan adalah nomor satu,” tandas Mardiansyah.
Dengan adanya penutupan sementara ini, pengguna JTTS diharapkan dapat merencanakan perjalanan secara matang agar mobilitas tetap aman dan lancar. (*)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Akses darat antara Lampung dan Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk sementara waktu terputus.
PT Hutama Karya (Persero) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) resmi memberlakukan penutupan sementara operasional ruas Tol Terbanggibesar–Pematangpanggang–Kayuagung (Terpeka).
Penutupan dilakukan pada segmen Gerbang Tol (GT) Lambukibang Km 202+036 hingga GT Simpangpematang Km 239+907.
Kebijakan tersebut mulai berlaku Senin (9/2) pukul 15.00 WIB hingga Rabu (11/2) pukul 14.00 WIB.
Alasan Penutupan Tol Terpeka
EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Mardiansyah, menjelaskan bahwa penutupan sementara ini dilakukan dalam rangka kegiatan pemeliharaan infrastruktur jalan tol serta mendukung agenda pertahanan negara.
“Selama penutupan, akses keluar-masuk tol akan dibatasi. Pengguna jalan dari arah Palembang hanya dapat melalui GT Simpangpematang,” ujar Mardiansyah.
Sebaliknya, GT Lambukibang hanya difungsikan untuk melayani kendaraan yang menuju arah Lampung atau Pelabuhan Bakauheni.
Pengaturan Lalu Lintas Selama Penutupan
Selama periode penutupan berlangsung, Hutama Karya menerapkan pengaturan lalu lintas terbatas sebagai berikut:
- GT Lambukibang: hanya melayani kendaraan tujuan Lampung/Bakauheni
- GT Simpangpematang: hanya melayani kendaraan tujuan Palembang
Pengguna jalan yang hendak melintas dari Lampung ke Sumsel maupun sebaliknya diimbau memilih jalur alternatif untuk menghindari penumpukan kendaraan.
“Hutama Karya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengharapkan kerja sama seluruh pengguna jalan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” tegas Mardiansyah.
Imbauan Bagi Masyarakat
Masyarakat yang telah merencanakan perjalanan lintas Lampung–Sumsel diminta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan selama masa penutupan berlangsung.







