Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Akses Utama ke Bandara Soetta Naik Tarif! Tol Sedyatmo Resmi Disesuaikan Mulai 5 Januari 2026

akses-utama-ke-bandara-soetta-naik-tarif!-tol-sedyatmo-resmi-disesuaikan-mulai-5-januari-2026
Akses Utama ke Bandara Soetta Naik Tarif! Tol Sedyatmo Resmi Disesuaikan Mulai 5 Januari 2026

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pengguna jalan yang kerap melintasi Tol Prof. DR. IR. Soedijatmo atau Tol Sedyatmo, khususnya menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, perlu bersiap.

Mulai 5 Januari 2026 pukul 00.00 WIB, tarif Tol Sedyatmo resmi mengalami penyesuaian.

Kenaikan ini menjadi yang pertama sejak terakhir kali diberlakukan pada 20 Agustus 2023.

Tol Sedyatmo memiliki peran strategis sebagai akses utama menuju bandara terbesar di Indonesia.

Ruas tol ini menghubungkan sejumlah koridor penting, seperti Cawang–Tomang–Pluit, Cawang–Tanjung Priok–Pluit, Tol Lingkar Barat Jakarta (JORR W1), hingga Cengkareng–Batuceper–Kunciran (JORR II).

Konektivitas tersebut menopang mobilitas masyarakat, aktivitas logistik, hingga pertumbuhan kawasan penyangga Jakarta dan Tangerang.

Berdasarkan catatan PT Marga Utama Nusantara (MUN) atau Mureks, sepanjang 2025 Tol Sedyatmo melayani 79.635.889 kendaraan.

Angka itu mencerminkan tingginya kebutuhan akses cepat dan andal menuju Jakarta dan Bandara Soetta.

Dasar Hukum Penyesuaian Tarif

Penyesuaian tarif Tol Sedyatmo dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1325/KPTS/M/2025 tertanggal 25 November 2025.

Regulasi tersebut mengatur penetapan golongan kendaraan serta penyesuaian tarif pada ruas Tol Prof. DR. IR. Soedijatmo.

Jasa Marga menegaskan bahwa penyesuaian tarif telah sesuai ketentuan Pasal 48 ayat (3) UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan serta Pasal 68 ayat (1) PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, sebagaimana diubah melalui PP Nomor 17 Tahun 2021.

Dalam aturan tersebut, evaluasi tarif dilakukan setiap dua tahun sekali dengan mempertimbangkan laju inflasi.

Selain itu, penyesuaian tarif bertujuan memastikan pengembalian investasi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sesuai rencana bisnis, menjaga iklim investasi jalan tol tetap kondusif, serta menjamin standar pelayanan minimal (SPM) tetap terjaga dan meningkat.


Page 2


Page 3

Peningkatan Layanan Jadi Alasan Utama

Jasa Marga menegaskan bahwa kenaikan tarif dibarengi dengan berbagai peningkatan kualitas layanan.

Sepanjang 2025, operator tol tersebut melakukan sejumlah terobosan untuk memperlancar arus lalu lintas dan transaksi pengguna jalan.

Di antaranya adalah penambahan Oblique Approach Booth (OAB) serta penyediaan 10 unit mobile reader guna mempercepat transaksi di gerbang tol.

Saat ini, Tol Sedyatmo dioperasikan melalui 8 gerbang tol dengan total 63 gardu, terdiri atas 26 Gardu Tol Otomatis (GTO) Single dan 37 GTO Multi.

Pengembangan sistem Single Lane Free Flow (SLFF) juga terus dilakukan, termasuk integrasi transaksi antarruas tol agar perjalanan pengguna semakin efisien.

Pemeliharaan dan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Di sektor lalu lintas, Jasa Marga memodifikasi Gerbang Semi Otomatis (GSO) menjadi GTO, melakukan peremajaan hidran dan papan nama gerbang, renovasi ruang server, serta penambahan sarana pengaturan lalu lintas seperti rubber cone dan water barrier.

Sementara itu, pada bidang preservasi, dilakukan pemeliharaan jalan tol sepanjang 11,5 kilometer dan rekonstruksi perkerasan seluas 2.584 meter persegi.

Pemeliharaan juga mencakup Penerangan Jalan Umum (PJU), rambu lalu lintas, Median Concrete Barrier (MCB), guardrail, hingga reflector.

Mengantisipasi potensi genangan dan cuaca ekstrem, Jasa Marga meningkatkan kapasitas saluran di KM 26–29, memperkuat tanggul, memperbaiki drainase, serta memanfaatkan long storage dan sumur resapan.

Kesiapsiagaan darurat diperkuat dengan penyediaan pompa mobile untuk respons cepat saat hujan lebat.

Rincian Tarif Tol Sedyatmo Terbaru

Berikut tarif Tol Sedyatmo yang berlaku mulai 5 Januari 2026:

  • Golongan I: Rp 8.500 (tetap)
  • Golongan II: Rp 11.500 (sebelumnya Rp 11.000)
  • Golongan III: Rp 11.500 (sebelumnya Rp 11.000)
  • Golongan IV: Rp 12.500 (sebelumnya Rp 12.000)
  • Golongan V: Rp 12.500 (sebelumnya Rp 12.000)

Dengan peran vital sebagai pintu gerbang menuju Bandara Soetta, penyesuaian tarif Tol Sedyatmo diharapkan sebanding dengan peningkatan layanan dan keamanan perjalanan.