detik.com
Puluhan anak jalanan terduga pelaku pengeroyokan Yosep Bahtiar Irawan (46) warga Kalipuro, Banyuwangi akhirnya berhasil diamankan. Mereka diamankan saat hendak melarikan diri ke arah Situbondo.
Wakasatreskrim Polresta Banyuwangi AKP Didik Hariyono mengatakan gerombolan anak jalanan tersebut diketahui berasal dari Surabaya. Awalnya mereka hendak menyeberang menuju Bali.
“Iya, benar, pelaku adalah anak punk dari Surabaya berencana menyeberang ke Bali. Dan mereka bergerombol sekitar 18 orang,” terang Didik kepada Wartawan, Jumat (6/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Didik menyebut, usai melakukan aksinya, belasan anak jalanan tersebut sempat melarikan diri dengan menumpang truk towing ke arah Situbondo. Beberapa diantaranya berhasil ditangkap usai dilakukan pengejaran oleh petugas.
“Sebanyak 5 orang sudah diamankan, 2 diantaranya adalah pelaku pemukulan menggunakan alat musik dan sisanya masih dalam pengejaran,” tambah Didik.
Menurut Didik, motif penganiayaan karena mereka tak terima ditegur korban yang sempat menghardik para pelaku. Sebab mereka sempat bergerombol di depan rumahnya dan menyebabkan keributan.
“Motif awal korban ini merasa risih karena anak-anak punk ini sempat ngamen di rumah korban, lalu menghentikan sejumlah truk di depan rumah korban hingga menimbulkan kegaduhan dari suara klakson truk,” terang Didik.
Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti seperti ukulele yang digunakan untuk menganiaya korban. Mereka kini terancam dijerat dengan Pasal 262 KUHP tentang pengeroyokan hingga menyebabkan kematian.
“Kami ancam dengan Pasal 262 KUHP Baru dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tandas Didik.
Sebelumnya, seorang pria di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi tewas diduga jadi korban pengeroyokan anak jalanan. Peristiwa pengeroyokan tersebut sempat beredar viral di media sosial.
Korban diketahui bernama Yosep Bahtiar Irawan (46). Ia diduga tewas setelah dikeroyok belasan anak jalanan.
(auh/abq)






