detik.com
Seorang pria di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi tewas diduga jadi korban pengeroyokan anak jalanan. Video peristiwa tersebut sempat beredar viral di media sosial.
Korban diketahui bernama Yosep Bahtiar Irawan (46). Ia diduga tewas setelah dikeroyok belasan anak jalanan. Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Keponakan korban, Yuni mengatakan pamannya awalnya mengejar anak-anak jalanan yang diduga melakukan pencurian namun malah dikeroyok. Ia menyebut setidaknya ada sekitar 16 anak jalanan yang mengeroyok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jadi ada sekitar 16 anak-anak punk itu ngamen dan minta makan di resto Watu dodol tapi diusir, terus ke rumah warga sekitar sini. Entah dia mencuri atau apa itu di rumah om ku terus dikejar sampai ke selatan,” terang Yuni, Kamis (5/2/2026).
“Om disusulin sama tetangga sebelahnya itu, pas tetangga ku sampai ke lokasi om ku sudah terkapar dan anak-anak punk itu sudah pergi,” tambah Yuni.
Sejumlah warga sempat menyaksikan peristiwa tersebut namun tidak punya waktu untuk memberikan pertolongan. Sedangkan rumah korban tepat berada di seberang restoran Watu dodol.
Usai menjalani pemeriksaan, jenazah korban kemudian dikebumikan pada pagi harinya. Sementara kasus ini masih didalami oleh pihak Polresta Banyuwangi.
Sementara itu, Nia Sultania, adik kandung korban mengaku setelah pengeroyokan tersebut keluarga merasa tak aman. Ia lantas meminta pengamanan karena sejumlah pelaku atau anak jalanan masih berkeliaran di lokasi.
“Kami trauma, takut, kalau-kalau teman-teman dari pelaku ini nyerang kesini. Kami mohon pengamanan pihak berwajib,” ujar Nia.
Suami dari Nia, Totok Budiharto menambahkan. Ketakutan keluarganya tersebut ia harap mendapat perhatian serius dari kepolisian. Menurut Totok, selama 1,5 tahun terakhir kondusifitas di wilayah utara Banyuwangi mulai terganggu.
Sebelumnya tak ada anak jalanan yang berani berkeliaran dan mengganggu ketenangan warga, tapi saat ini justru kondisinya semakin rawan hingga merenggut korban jiwa.
“Ini betul betul jadi harapan keluarga kami, mengingat sudah ada korban. Selama 1,5 tahun Banyuwangi ini aman, sekarang anak-anak seperti itu seberani ini di Banyuwangi,” tegas Totok.
Menurut Totok, adik iparnya tersebut sengaja mengejar pelaku karena telah meresahkan warga dan sempat berupaya melakukan pencurian. Lebih mirisnya, gerombolan anak pank tersebut melakukan aksi pengeroyokan tanpa rasa takut.
“Dari kronologis yang diceritakan istri korban, mereka ini mengeroyok terus kabur naik truk sambil melambaikan tangan ke adik saya itu,” ungkapnya.
Menurut Totok, saat ini pihaknya kepolisian tengah melakukan pendalaman dan sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk istri dari korban.
(dnp/abq)







