Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Atas Gangguan Tidur dengan Hipnoterapi

atasiRSAH Berikan Layanan Klinik Kesehatan Jiwa

GENTENG – Gangguan tidur, gangguan belajar, kebiasaan merokok, diet dan fobia dapat diatasi dengan hipnoterapi di Klinik Kesehatan Jiwa RS Al Huda Genteng (RSAH). Penanganan yang teratur dan berkala mempercepat proses penyembuhan. Demikian disampaikan dr. Alif Mardijana, Sp.KJ. “Hipnoterapi merupakan salah satu cara pengobatan pasien dalam kesehatan jiwa,” ujarnya.

Dijelaskannya, hipnoterapi merileksasi pikiran, dan dalam kondisi tersebut, melalui sugesti dokter jiwa dapat membangun berbagai kondisi emosional yang positif berkenaan dengan kondisi pasien. Misalnya pada kasus gangguan neurotik seperti cemas, rasa tidak aman, fobia (ketakutan yang irasional), depresi, dan gangguan tidur. Pada pelajar yang menggalami penurunan prestasi akademik, kata dia, melalui hipnoterapi dapat dibantu meningkatkan prestasi akademiknya.

Bagi perokok, hipnoterapi dapat mengurangi bahkan menghilangkan impuls (rangsangan) untuk merokok. “Ibu-ibu maupun remaja putri yang ingin melangsingkan tubuh melalui program diet dapat mencoba teknik hipnoterapi ini,” jelasnya. Di samping layanan hipnoterapi, lanjutnya, klinik kejiwaan RSAH memberi layanan konsultasi pemeriksaan dini kesehatan jiwa, penanganan kasus kejiwaan dengan pemberian obat-obatan psikofarmatika dan psikoterapi serta tindakan penunjang.

Misalnya tes kepribadian, tes bebas narkoba, surat keterangan dari ahli jiwa/psikiater, screening promosi jabatan dan lain-lain. “Banyak permasalahan psikologis yang menyebabkan keluhan fi sik (psikosomatis) di antaranya sakit kepala, jantung berdebar, sakit ulu hati, sesak nafas, sering kencing, sering berkeringat, nyeri punggung dapat diatasi sedini mungkin di klinik kesehatan jiwa,” ujar Alif Mardijana.

Masih menurut Alif, kasus yang paling banyak ditangani saat ini adalah gangguan perkembangan jiwa pada anak dan remaja misalnya gangguan belajar, autisme, hiperaktif, gangguan tingkah laku, gangguan cemas pada anak dan retardasi mental. Kata Alif, individu dikatakan sehat jiwanya apabila memiliki perasaan sehat dan bahagia serta mampu mengatasi tantangan hidup, dapat menerima orang lain sebagaimana adanya serta mempunyai sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain.

Gangguan kesehatan jiwa, lanjut dia, bukan seperti penyakit lain yang bisa datang secara tiba-tiba tetapi lebih kearah permasalahan yang terakumulasi dan belum dapat diadaptasikan atau terpecahkan. Semakin dini kita menemukan adanya gangguan maka akan semakin mudah penanganannya. “Untuk informasi dan pendaftaran dapat menghubungi Klinik Kesehatan Jiwa RS Al Huda, pungkasnya (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE