BAB Sembarangan Picu Diare dan TBC

0
446

babKecamatan Tegaldlimo Canangkan Desa ODF


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KEBIASAAN buang air besar (BAB) di sembarang tempat sangat berpengaruh terhadap penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Di antaranya diare, cacingan, infeksi kulit, DBD, malaria, TBC, fi lariasis dan beberapa penyakit lainya. Sehingga untuk memutuskan rantai penularan dan menurunkan prevalensi penyakit tersebut, harus dilakukan rekayasa pada akses ini. Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Kepmenkes No 852/ Menkes/SK/IX/2008 tentang Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Di dalamnya terdapat enam strategi dasar yang dapat dilakukan untuk mengintervensi masyarakat. Sehingga higiene dan sanitasi masyarakat dapat tercapai dengan baik. Yang pada akhirnya dapat menurunkan prevalensi penyakit yang masih menjadi permasalahan  di Indonesia, termasuk di Kabupaten Banyuwangi. Terdapat lima pilar dalam STBM untuk dapat mencapai higiene dan sanitasi masyarakat yang baik, melalui pemicuan, yaitu pertama, ODF (Open Defecation Free). Dimana diharapkan seluruh masyarakat harus terbebas dari BAB sembarangan.

Kedua, mencuci tangan pakai sabun. Diharapkan masyarakat terbiasa selalu mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, terutama setelah buang air besar termasuk membersihkan tinja pada bayi, sebelum makan atau mengolah makanan dan lain-lain. Ketiga, mengelola air minum dan makanan yang aman. Keempat, pengelolaan sampah dengan benar; dan yang kelima, adalah pengeloaan limbah cair rumah tangga dengan aman.

Guna mempercepat upaya program STBM, yang dapat dimulai dari upaya pilar pertama dari STBM, yaitu ODF (Open Defecation Free), maka akses jamban pada setiap keluarga menjadi kebutuhan yang harus terpenuhi dan didukung dengan perubahan perilaku masyarakat untuk selalu menggunakan jamban pada setiap kali BAB (buang air besar). pemerintah Kecamatan Tegaldlimo melalui Pak Camat Drs. Ahmad Laini. MSi telah mencanangkan target desa ODF pada wilayah Kecamatan Tegaldlimo tahun 2014 pada 2 desa, yaitu Desa Purwoagung dan Desa Kedungwungu.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last