Blower Pabrik Penggilingan Padi Terbakar

0
115

GAMBIRAN – Pabrik penggilingan  padi Subur Abadi yang berlokasi di RT 1, RW 3, Dusun Glowong, Desa Wringin agung,  Kecamatan  Gambiran terbakar kemarin  (26/12). Untungnya, sebelum api membesar, para pekerja pabrik dan tim pemadam kebakaran (damkar) berhasil menjinakkan api yang muncul di bagian penyedot dalam ruang penggilingsekam.

Menurut pemilik pabrik, Wely Sunaryo, 35, kebakaran itu bermula daripercikan api dari blower. Diduga, api itu berasal dari gesekan mesin dengan  benda lainnya. Percikan api itu terbawa ke atas dan membakar debu halus yang berasal dari kulit padi.

“Percikannya terbawa ke atas, terus menempel,”  terangnya.  Saat kebakaran yang terjadi pada pukul 13.30 itu, para pekerja menjinakkan api dengan menggunakan  alat pemadam api ringan (APAR) yang sudah tersedia di pabrik. Sekitar 15 menit kemu dian, mobil  damkar mulai berda tangan.

“Tadi  kita sudah padamkan dengan alat  pemadam,” jelasnya. Menurut Wely, kebakaran yang terjadi di pabrik padi miliknya itu tidak sampai mengganggu kegiatan  produksi. Kerugian akibat kebakaran juga relatif kecil. “Api bisa cepat dipadamkan, kerugian sekitar  Rp 10 juta lebih,” ungkapnya.

Sementara itu, komandan pos Damkar Unit Selatan, Sutikno, mengatakan proses pemadaman api di pabrik penggilingan padi  itu terbilang lama. Mobil damkar yang pertama dari Kecamatan Gambiran tiba di lokasi sekitar  pukul 13.45. Kemudian datang  lagi mobil damkar dari Kecamatan  Genteng, dan dua unit dari Banyuwangi.

“Tadi ada empat armada, semua kerja memadamkan bara,” jelasnya. Sutikno menyebut kebakaran  yang baru terjadi ini terbilang tidak membahayakan. Meski, dalam proses pemadaman membutuhkan waktu yang cukup lama. “Ini api di dalam sekam, jadi cukup sulit untuk memadamkan,” cetusnya. (radar)

Loading...